Jumat, 05 April 2013



ZILZAAL


MITOS DUSTA TENTANG ZOINIS ISRAEL

Posted: 05 Apr 2013 02:29 AM PDT

Ketika seseorang menyebut nama Zionis-Yahudi, maka benak masyarakat tentang bangsa tersebut adalah bangsa yang kuat, cerdas, bangsa pilihan tuhan dan menjadi penguasa ekonomi, politik dan militer hampir di seluruh negara-negara di dunia. Memang bangsa ini merupakan kaum yang banyak diselubungi mitos dan kedustaan. Beberapa mitos yang terus dipelihara hingga kini dan terus disebarluaskan lewat corong-corong media massa yang dikuasainya.

Mitos lainnya yang melekat pada kaum Yahudi adalah bahwa mereka merupakan korban terbesar Perang Dunia II lewat peristiwa pembantaian massal yang dilakukan Nazi-Jerman lewat apa yang dinamakan Holocoust (The Final Solution). Hal ini kemudian menjadi dalil bagi mereka bahwa bangsa Yahudi sebagai kaum yang terdholimi yang pantas untuk di beri tempat untuk berkembang. 
Dari segi kekuatan militer, mitos yang paling banyak digembar-gemborkan kaum Zionis, adalah klaim bahwa tentara Zionis-Israel merupakan tentara yang paling canggih peralatannya, paling kuat staminanya, paling berani nyalinya, paling cerdik strateginya, dan paling hebat segala-galanya.

Banyak kalangan tertipu dengan mitos tersebut sehingga tidak jarang mereka memberikan dukungan dan fasilitas kepada bangsa penipu itu.

Bahkan di Indonesia, banyak kalangan yang terkecoh dengan promosi dari Zionis yang menyebutkan bahwa senjata buatan Israeli Military Industries (IMI) merupakan yang terhebat di dunia. Beberapa tahun lalu kita tentu pernah mendengar kontroversi pembelian sejumlah senjata api buatan Israel yang dilakukan militer kita.

Di negara Israel sendiri, sesungguhnya ada beberapa orang yang 'tercerahkan' dan bisa memberikan penilaian dengan dengan jernih tentang kebobrokan negara dan pemerintahan Zionis itu. Mereka menulis, melakukan aksi-aksi perdamaian, dan berorasi di berbagai negeri untuk membangkitkan kesadaran sesama Yahudi dan umat manusia umumnya, supaya berhenti mendukung Zionisme.  Kelompok "Women in Black" misalnya. Mereka secara rutin melakukan aksi berdiri dalam diam dengan mengenakan pakaian hitam-hitam, sambil membawa spanduk-spanduk anti penjajahan Palestina. Tak pelak, mereka dikata-katai sebagai 'pelacur' dan 'pengkhianat' oleh orang-orang Israel sendiri.

Uri Avnery dan Gilad Atzmon adalah dua penulis Israel yang sering menyuarakan kritik terhadap pemerintahan Zionis. Dalam tulisan yang berjudul"Why Israel Will Not Attack Iran", Avnery dengan gaya khasnya menyebut Israel bagaikan anak sekolah yang mengancam gurunya dengan mengatakan :"Hold me back, before I break his bones!". Dalam bahasa terjemah bebasnya: "gue serang elo nih… ayo, coba tahan gue, gue serang nih, sekarang!. tapi itu semua cuma omong kosong".

Zionis-Yahudi "cerdas" membolak-balikkan fakta

Kebiasaan membolak-balikkan fakta tersebut bukanlah hal yang baru bagi bangsa tersebut. Kitab suci yang merupakan wahyu Allah mereka ubah dengan tangan mereka dan mengatakan bahwa ini dari Allah. Mereka mengelabuhi para pengikutnya agar takjub kepadanya dan memberikan bantuan materi dari jasa-jasanya. 

Salah satu dari sekian aksi licik mereka adalah ketika terjadi insiden "Mavi Marmara" di wilayah perairan internasional antara Turki dan Gaza. Tentara Zionis-Yahudi yang telah jelas-jelas melanggar HAM dengan menyerang masyarakat sipil tak bersenjata di sebuah perairan internasional dibawah hukum internasional. Tapi dengan kekuatan media yang mereka kuasai, dengan mudahnya mereka membolak-balikkan fakta tersebut.

Mereka menyebarkan berita bohong di media-media bahwa merekalah yang diserang dengan senjata api oleh para relawan, padahal sebilah pisaupun tidak dimiliki oleh para relawan. Kalaupun tentara Yahudi itu diserang oleh relawan, tentunya hal itu sangat wajar karena mereka datang seperti penyamun dan membajak kapal.

Merekapun berkilah bahwa tentara Israel tidak akan membiarkan siapapun yang mengganggu kedaulatan negaranya. Padahal para relawan datang bukan untuk menyerang Zionis, tapi untuk memberi bantuan kepada penduduk Gaza yang kelaparan. Bahkan Zionislah yang mengganggu kedaulatan laut Gaza. Zionis tidak memiliki hak untuk mengendalikan perairan teritorial milik Gaza apalagi untuk menghentikan armada bantuan yang datang yang masuk di perairan Gaza.

Zionis- Yahudi Bangsa Penakut

Kalau kita lihat sejarah, sejak dahulu bangsa yahudi memang penakut. Mereka pernah menolak janji Allah yang memastikan kemenangan jika mau berperang bersama Nabi Musa. Kisah ini membuktikan sebenarnya Yahudi adalah bangsa penakut, pesimis, tamak terhadap dunia, dan lebih memilih hidup hina daripada mati mulia.

Israel adalah salah satu negara yang menolak menandatangani kesepakatan pembatasan nuklir di dunia. Padahal bangsa itu sangat reaktif ababila ada negara lain yang mengembangkan nuklir, walaupun bukan untuk persenjataan. Zionis adalah negara yang paling keras suaranya apabila ada negara lain yang mengembangkan nuklir.

Penyerangan terhadap relawan di kapal Mavi Marmara adalah bukti kepengecutan yahudi. Relawan yang tak bersenjata di serang dengan persenjataan lengkap. Ketakutan yang berlebihan akan adanya senjata yang diselundupkan di kapal tersebut memperkuat bukti paranoidnya. Menurut statemen mereka sendiri bahwa mereka melarang selempeng besipun masuk di Gaza termasuk semen dan benda yang dianggap berbahaya, mereka takut para pejuang Hamas menjadikannya sebagai senjata. Padahal mereka dengan bebasnya membuat senjata nuklir.

Suka melanggar dan ingkar janji

Penyerangan atas Mavi Marmara di perairan bebas internasional adalah melanggar hukum internasional. Penggunaan bom cluster, pembunuhan masyarakat sipil tak bersalah, penyiksaan dan pemerkosaan wanita dalam penjara adalah pelanggaran atas konvensi Jenewa. Tapi bagi Zionis yahudi itu hal biasa. Berbagai perjanjian telah disepakati antara Zionis dengan Palestina, semua berakhir dengan pengkhianatan oleh Zionis- Yahudi.

Dalam Al-Quran, kisah penghianatan mereka terhadap para nabinya adalah bukti pengingkaran janjinya kepada pemimpinnya. Karenanya akan sangat aneh jika masih ada pemimpin Islam yang berharap banyak untuk mengadakan perjanjian dengan Israel, seolah-olah lupa dengan fakta yang ditulis dalam Al Quran dan fakta sejarah kenabian. Jika kita membaca ulang sejarah Yahudi dalam Sirah Nabawiyah, maka akan ada kesimpulan utuh bahwa sejarah Yahudi adalah sejarah pembangkangan dan pengkhianatan.

Paling keras permusuhannya terhadap Islam

Ketika kita kembali mengingat sejarah orang-orang yahudi yang suka membantah ajakan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam menuju jalan yang benar, maka kita bisa melihat betapa angkuh dan keras hati mereka. Kebencian mereka terhadap Islam tak akan pernah surut sampai kapan pun. Mereka tak akan pernah rela kepada umat Islam, sampai umat Islam mau mengikuti hawa nafsu mereka. Memang musuh Islam banyak (tak hanya yahudi), bahkan orang yang beragama Islam yang munafik kepada agama Islam bisa menjadi musuh Islam juga. Namun, rasa permusuhan yang ada dalam hati para yahudi lebih keras dan sadis dibanding dengan musuh-musuh yang lain.

Kita semua sekarang juga bisa melihat fakta kebencian mereka terhadap orang-orang Islam yang ada di Gaza. Bertahun-tahun Yahudi Israel menjajah, mengusir dan menyiksa rakyat Palestina.

Israel dan Amerika menuduh Hamas adalah kelompok teroris yang harus dihancurkan, padahal Israel dan AS yang sebenarnya lebih pantas disebut Teroris. Banyak fakta-fakta yang kuat yang bisa dijadikan penguat atas hal ini, seperti pembunuhan ratusan ribu orang di Irak atas tuduhan senjata pemusnah masal/nuklir yang akhirnya tak bisa dibuktikan oleh George W. Bush, begitu juga pembantaian oleh tentara-tentara Israel kepada warga sipil di Gaza, Palestina. Sungguh sikap mereka sangat keji dan tidak manusiawi.

Kesimpulan

Sejak dahulu al-Qur'an telah membuka borok-borok yahudi dan sekarang kitapun masih melihat bahwa apa yang ada dalam al-Qur'an khususnya berkaitan dengan mereka adalah, dari dulu dan sekarang ternyata mereka sama saja.

Umat Islam jangan pernah termakan klaim-klaim palsu yang segaja disebarluaskan media-media Zionis. Mereka bukan kaum yang hebat. Mereka itu pengecut, jadi kita jangan sampai merasa rendah diri di hadapan mereka. Kita harus yakin bahwa umat Islam adalah umat terbaik di muka bumi. Kita harus bekerja keras untuk mewujudkan hal itu.

Klaim Zionis-Yahudi tentang Tanah Palestina juga merupakan kebohongan besar. Karena lewat pengkajian sejarah yang banyak dilakukan sejarawan Barat sendiri, mereka menemukan bahwa klaim Yahudi ini tidak ada dasar ilmiah dan historisnya.(MINA).

Keluarnya manusia dari kubur ini sama prosesnya dengan tumbuhnya tanaman

Posted: 05 Apr 2013 02:10 AM PDT

Oleh R Syarif Ario Dgs

Jika kita mau menganalisa atau melakukan observasi terhadap tumbuhnya tanaman yang ada di sekitar kita, kita akan sadar terhadap terjadinya hati kebangkitan. Oleh karena itu, al-qur'an melukiskan bangkitnya manusia dari dalam kubur seperti tumbuhnya tanaman, sebagaimana yang di jeaskan dalam surat Qaaf ayat 11 yang artinya : "Dan kami hidupkan dengan air itu tanah yang mati (kering). Serperti itulah terjadinya kebangkitan."
Di dalam tafsir Shawiy disebutkan bahwa keluarnya manusia dari kubur ini sama prosesnya dengan tumbuhnya tanaman. Tanaman bisa tumbuh subur jika disiram dengan air, begitu juga yang terjadi pada hari kebangkitan. Sebelum Allah membangkitkan manusia dari dalam kuburnya, Allah menyirami permukaan alam ini dengan menurunkan hujan, yang airnya seperti sperma.

Tatkala seluruh makhluk telah mati semua, sehingga tidak ada satupun makhluk yang masih hidup, baik yang ada di bumi maupun di langit, sebagaimana yang dijelaskan dalam al-qur'an surat ar-Rahman ayat 26 dan 27 yang artinya : "Semua yang ada di bumi itu akan mati. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.

Kemudian Allah berfirman tiga kali dalam surat al-Mukmin ayat 160 yang artinya : "Kepunyaan Siapakah kerajaan pada hari ini." Maka tidak ada satupun makhluk yang menjawabnya. Kemudian Allah swt berfirman untuk menjawab diri-Nya sendiri dalam suraat al-Mukmin ayat 16 yang artinya : "Hanya kepunyaan Allah Yang Maha Esa Lagi Maha Mengalahkan."

Setelah itu Allah swt berfirman : "Aku adalah Rajadiraja. Dimana para raja itu?, di mana orang-orang yang sombong dan takabur?, di manakah orang yang memakan rizqi-Ku dan menyembah selain aku?"

Dunia dalam keadaan sepi kira-kira selama 40 tahun. Ketika Allah menghendaki untuk menghidupkan kembali makhluk-Nya, maka Ia menciptakan sebuah lautan yang ada di bawah Arasy, yang airnya seperti mani lelaki. Laut itu namanya Laut Penghidupan. Dari laut tersebut terjadilah hujan di atas permukaan dunia kira-kira selama 40 hari.

Sesudah itu, tumbuhlah jasad-jasad manusia dari dalam bumi, sebagaimana tumbuhnya kacang pada musim semi. Nabi Saw pernah bersabda: "Seluruh anggota tubuh makhluk sudah hancur, kecuali tiga tulang. Maka tumbuhlah jasad atas tulang-tulang tersebut, kemudian berkembanglah jasad-jasad itu dengan seizin Allah."

Allah menghidupkan Israfil terlebih dahulu sebelum menghidupkan seluruh makhluk. Lalu Allah memerintahkan kepada Israfil untuk meniup sangkakala, dengan tiupan yang membangkitkan.

Tatkala meniup sangkakala, Israfil berkata: "Wahai tulang-tulang yang sudah hancur dan kulit-kulit yang sudah rusak, bangkitlah kalian semua untuk dihisab." Maka tampaklah para makhluk itu mengangkat kepalanya, sebagaimana orang bangun dari tidurnya. Kemudian manusia-manusia yang telah dibangkitkan dari kuburnya tadi mengucapkan "Aduh ... kerusakanku.."

Menurut hukum alam, setiap tanaman itu akan tumbuh menurut jenis benih yang ditanamnya. Jika yang ditanam itu benih padi maka akan tumbuh tanaman padi, begitu seterusnya. Demikian pula yang terjadi pada hari kebangkitan. Jika semasa hidupnya ia berlaku baik, taat kepada Allah dan Rasul-Nya, maka pada saat hari kebangkitan ia akan menuai hasil dari kebaikan yang pernah dijalankan sewaktu di dunia. Sebaliknya, jika semasa hidupnya ia suka berlaku dzalim, berbuat durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya, mengkufuri Allah dan senang berbuat maksiat, maka pada saat hari kebangkitan ia akan merasakan hasil dari kedzaliman dan kekufuran yang pernah ia lakukan sewaktu di dunia tersebut.

Ketika seluruh makhluk di bangkitkan dari dalam kuburnya maka keluarlah orang-orang kafir dari kuburnya dalam keadaan tanpa alas kaki dan telanjang bulat.

Di dalam hadis yang bersumber dari Mu'adz bin Jabal r.a, dimana ia menerima hadis tersebut langsung dari Nabi saw, bahwasanya beliau pernah bersabda: "Ketika terhadi hari kiamat, (yang disebut) sebagai hari kerugian dan penyesalan, maka Allah swt mengumpulkan umatku dari dalam kuburnya menjadi 12 golongan:

Golongan Pertema, mereka dikumpulkan dari kuburnya dengan tidak memiliki tangan dan kaki. Lalu ada seruan dari sisi Dzat Yang Maha Penyayang: "Mereka ini adalah (Gambaran) orang-orang yang (suka) menyakiti tetangga. Tempat tinggal mereka adalah neraka."

Golongan Kedua, mereka dikumpulkan dari dalam kuburnya dengan berbentuk binatang. Ada yang mengatakan bahwa binatang tersebut adalah babi. Kemudia ada seruan dari sisi Dzat Yang Maha Penyayang: "Mereka adalah orang-orang yang meremehkan shalat, mereka mati sebelum bertaubat, maka inilah balasan untuk mereka. Tempat kembali mereka adalah neraka."

Golongan Ketiga, mereka dikumpulkan dari kuburnya dalam keadaan perutnya (membuncit) seperti gunung, yang dipenuhi oleh ular dan kalajengking, mereka itu seperti keledai. Lalu ada seruan dari Dzat Yang Maha Penyayang: "Mereka ini adalah orang-orang yang tidak mau membayar zakat, mereka mati sebelum bertaubat, maka inilah pembalasan mereka, sedangkah tempat mereka kembali adalah ke neraka.

Golongan Keempat, mereka dikumpulkan dari kuburnya dengan mulunya mengalir darah sedangkan usunya kengser di bumi, serta api itu keluar dari mulutnya. Lalu ada seruan dari sisi Dzat Yang Maha Penyayang: "Mereka ini adalah orang-orang pendusta di dalam jual beli, mereka mati sebelum bertaubat, maka inilah pembalasan mereka. Tempat kembali mereka adalah neraka.

Golongan Kelima, mereka dikumpulkan dari kuburnya dalam keadaan berbau busuk. Kemudian ada seruan dari sisi Dzat Yang Maha Penyayang: "Mereka ini adalah orang-orang yang menyimpan kemaksiatan dengan samar (dari hadapan) manusia, dia tidak takut di hadapan Alah, mereka mati sebelum bertaubat. Maka ini balasan buat mereka. Tempat kembali mereka adalah neraka.

Golongan Keenam, mereka dikumpulkan dari kuburnya dalam keadaan terpotong tenggorokannya dari arah tengkuk. Lalu ada seruan dari sisi Dzat Yang Maha Penyayang: "Mereka ini adalah orang-orang yang bersaksi dengan kebohongan dan dusta, mereka mati sebelum bertaubat. Tempat kembali mereka adalah neraka.

Golongan Ketujuh, mereka dikumpulkan dari kuburnya dengan tidak memiliki lidah, sedang dari mulutnya mengalir darah dan nanah. Kemudian ada seruan dari sisi Dzat Yang Maha Penyayang: "Mereka ini adalah orang-orang yang mencegah untuk memberikan kesaksian yang benar, mereka mati sebelum bertaubat. Maka inilah balasan bagi mereka, sedangkan tempat kembalinya adalah neraka.

Golongan Kedelapan, mereka dikumpulkan dari kuburnya dengan menundukkan kepalanya, sedangkan jari-jari kaki mereka berada di atas kepalanya, serta dari farjinya mengalir nanah bercampur darah dan nanah kental. Lalu ada seruan dari sisi Dzat Yang Maha Penyayang: "Mereka ini adalah orang-orang yang ahli zina, mereka mati selebum bertaubat. Maka inilah balasan buat mereka. Sedangkan tempat kembali mereka adalah neraka.

Golongan Kesembilan, mereka di kumpulkan dari kuburnya dalam keadaan wajahnya hitam legam, matanya melotot serta perutnya penuh dengan api. Kemudia ada seruan dari sisi Dzat Yang Maha Penyayang: "Mereka ini adalah orang-orang yang (suka) mamakan harta anak yatim secara aniaya, mereka mati sebelim bertaubat. Sedangkan tempat kembali mereka adalah neraka.

Golongan Kesepuluh, mereka di kumpulkan dari kuburnya dalam keadaan berpenyakit kusta dan belang. Lalu ada seruan dari sisi Dzat Yang Maha Penyayang: "Mereka ini adalah orang-orang yang mendurhakai kedua orang tuanya, mereka mati sebelum bertaubat. Tempat kembali mereka adalah neraka.

Golongan Kesebelas, mereka dikumpulkan dari kuburnya dalam keadaan buta hatinya, gigi-giginya berupa tanduk sapi, bibir mereka menjuntai ke atas dada, lidahnya menjulur ke atas perut, perutnya melorot hingga ke atas paha, serta dari perut mereka keluar kotoran. Kemudian ada seruan dari sisi Dzat Yang Maha Penyayang: "Mereka ini adalah orang-orang yang suka minum-minuman keras, mereka mati sebelum bertaubat. Sedangkan tempat kembalinya adalah neraka."

Golongan Keduabelas, mereka dikumpulkan dari kuburnya dengan wajah bagai bulan di malam purnama. Mreka ini melewati shirath seperti kilat yang menyambar. Kemudian ada seruan dari sisi Dzat Yang Maha Penyayang: "Mereka ini adalah orang-orang yang beramal saleh dan menjauhi kemaksiatan, menjaga shalat lima waktu dengan berjama'ah, dan mereka mati dalam keadaan bertaubat. Sedangkan tempat kembali mereka adalah surga. Meraka berada dalam pengampunan, keridhaan, rahmat serta kenikmatan. Karena sesungguhnya mereka itu telah ridha kepada Allah swt dan Allah (juga) ridha kepada mereka.

Itulah di antara ilustrasi yang terjadi pada hari kebangkitan, dimana prosesnya sama dengan tumbuhnya tanaman. Oleh karena itu, tepat sekali bila Al-qur'an menganalogikan tumbuhnya tanaman itu seperti bangkitnya manusia dari kubur. Semoga kita di bangkitkan dari kubur dalam keadaan selamat serta dijauhkand dari aneka siksa yang menyakitkan.

Fuad Kauma. Tamsil Al-Qur'an. Mitra Pustaka: Yogyakarta. 2000.

Rasul Menyebutkan Zina Di Akhir Zaman Pada Saat Shalat Kusuf

Posted: 05 Apr 2013 01:53 AM PDT

 "Wahai umat Muhammad, tidak ada yang lebih tersinggung (ghirah) melebihi Allah ketika seorang hamba laki-laki dan perempuan berzina. Hai umat Muhammad seandainya kalian mengetahui apa yang aku ketahui apa yang aku ketahui niscaya kalian akan banyak menangis dan sedikit tertawa."

KEMUDIAN, Rasulullah mengangkat kedua tangannya dan berkata, "Ya Allah, apakah hal ini sudah aku sampaikan?" (HR. Bukhari dan Muslim)

Ada rahasia yang penting dibalik penyebutan dosa besar zina pada saat shalat kusuf. Yaitu maraknya perzinaan adalah tanda-tanda akan hancurnya dunia dan semakin dekatnya hari kiamat, dan gerhana adalah satu satu bentuk tanda kiamat.
Imam al Qurthubi dalam kitabnya al-Mufhim Limaa Asykala min Talkhiishi Muslim, dalam mengomentari hadits Anas di atas, mengatakan:

"Dalam hadits ini terdapat tanda kenabian, yaitu beliau shallallahu 'alaihi wasallam memberitahukan beberapa perkara yang akan terjadi, lalu secara khusus telah terjadi pada zaman sekarang ini." (Fathul Baari: 1/179)

Kalau hal ini telah terjadi pada zaman imam al Qurthubi, maka pada zaman kita sekarang ini lebih banyak lagi, mengingat semakin banyaknya kebodohan terhadap dien dan semakin tersebarnya kerusakan di antara manusia.

Pada akhir zaman banyak orang tidak malu-malu lagi melakukan zina. Zina tidak lagi dianggap sebagai sesuatu yang hina dan memalukan. Hal ini dikarenakan banyaknya tontonan zina dan banyaknya orang yang berzina. Sehingga ketika seorang laki-laki ketahuan berzina terasa tidak ada beban asal bertanggungjawab mau menikahi wanita zinanya. Wal 'iyadl Billah!

Diriwayatkan dalam Shahih Bukhari, Abu Malik al Asy'ari bahwa dia mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Sungguh ada dari umatku beberapa kaum yang menghalalkan (menganggap halal perzinahan, sutera, minuman keras, dan musik-musik." (HR. Bukhari)

Makna yastahilluuna (menghalalkan), menurut Ibnul 'Arabi adalah mereka meyakininya sebagai sesuatu yang halal, sehingga mereka terus-menerus melakukannya tanpa beban, seolah-olah menikmati sesuatu yang halal. (Disarikan dari ucapan Ibnul 'arabi dari Fathul Baari: 16/61 dari Maktabah Syamilah)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radliyallah 'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Demi Allah yang diriku di tangan-Nya, tidaklah akan binasa umat ini sehingga orang-orang lelaki menerkam wanita di tengah jalan (dan menyetubuhinya) dan di antara mereka yang terbaik pada waktu itu berkata, "alangkah baiknya kalau saya sembunyikan wanita ini di balik dinding ini." (HR. Abu Ya'la. Al Haitsami berkata, "perawi-perawinya shahih." Lihat Majmu' Zawaid: 7/331)

Dan pada akhri zaman, setelah lenyapnya kaum muslimin, tinggallah orang yang jelek yang seenaknya saja melakukan persetubuhan seperti keledai. Diriwayatkan dari al-Nawwas radliyallah 'anhu:

"Dan ingatlah manusia-manusia yang buruk yang seenaknya saja melakukan persetubuhan seperti keledai. Maka pada zaman mereka inilah kiamat akan datang." (HR. Muslim)

Gambaran semacam ini sudah nampak di negeri kita, sebagaimana yang dilakukan para pelacur yang menjajakan dirinya di pinggir-pinggir jalan, di beberapa tempat keramaian atau taman kota, dan juga yang terjadi di pinggir-pinggir pantai, tempat wisata. Tapi, jika dibandingkan di Barat mungkin belum lah separah di sana. Namun, tidak menutup kemungkinan yang di Barat pun akan terjadi di sini, sebagaimana fenomena akhir-akhir ini terjadi, sebagian orang sudah berani merekam perbuatan bejatnya bersama wanita zinanya. Maka mungkin saja, zina di jalan-jalan dapat terjadi.

Dari Abdullah bin Umar radliyallah 'anhuma, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, "Kiamat tidak akan terjadi sampai orang-orang bersetubuh di jalan-jalan seperti layaknya keledai." Aku (Ibnu 'Umar) berkata, "Apa betul ini terjadi?". Beliau lantas menjawab, "Iya, ini sungguh akan terjadi."

Ibnu Abbas radliyallah 'anhuma berkata: "Mereka pada masa jahiliyah memandang zina yang lakukan dengan sembunyi-sembunyi tidaklah mengapa. Namun, mereka memandang buruk zina yang dilakukan dengan terang-terangan. Lalu Allah mengharamkan zina yang dilakukan dengan sembunyi-sembunyi dan terang-terangan." (Dinukil dari Fathul Baari).(islampos)

Tatap Mata si Kecil Ini. Dia Tewas Diroket Rezim di Aleppo. Satu dari 130 yang Syahid (dengan Izin Allah)

Posted: 04 Apr 2013 04:44 PM PDT

Tataplah mata bening bayi ini, mata yang sudah tidak melihat lagi sesudah nyawanya melayang akibat luka-luka ketika pasukan rezim Basyar al-Assad melontarkan roket demi roket ke arah kotanya: Aleppo.

April 3 - Aleppo - Aleppo City Medical Council

Sampai di penghujung hari Selasa, 2 April 2013, NGO yang bernama Local Coordination Committees mencatat dan mendokumentasikan – lengkap dengan biodata, foto atau video – jatuhnya 130 nyawa akibat perang di berbagai kawasan Suriah. Termasuk di antara mereka adalah 6 wanita dan 11 anak. Di Aleppo – kawasan utara Suriah yang sebagian besarnya sudah dikuasai oleh para pejuang – jatuh 48 orang syuhada (dengan izin Allah). Sebanyak 40 orang tewas di Damascus dan kawasan sekitarnya; 11 di Homs; 9 di Idlib; 8 di Dara'a; 5 di Hama; 4 di Deir Ezzur; 1 di Raqqa dan 1 lagi syahid di Lattakia.
NGO yang sama juga mencatat terjadinya pengeboman/penyerangan di 352 titik di berbagai kota dan desa Suriah. Dilaporkan, pesawat-pesawat tempur Assad menyerang dan menjatuhkan berbagai jenis bom di 33 titik di seluruh Suriah, termasuk rudal surface-to-surface di Daraya, Busra Sham dan Khalidiyah, sementara bom gentong dijatuhkan di Atareb dan Deir Jammal. Rezim juga menggunakan rudal Scud di 3 distrik.

Bom Fosfor

Bom fosfor yang dilarang penggunaannya secara internasional dan yang berulangkali digunakan oleh Israel sewaktu menyerang Gaza, juga digunakan rezim Assad terhadap rakyatnya sendiri. Local Coordination Committees melaporkan bom fosfor dijatuhkan di Malihah di luar Damascus, sementara bom cluster dipakai rezim di Binnish, Adanan, Karm Nuzha, Da'el dan Sura.

Bom vacuum dijatuhkan di Abel, Homs.

Terdokumentasi pula penggunaan gas beracun yang ditembakkan rezim ke arah sejumlah tempat terjadinya pertempuran antara rezim dengan Jaysul Hurr, para pejuang pembebasan.

Peledakan dengan mortir dilakukan di 109 titik sementara penyerangan artileri di 116 titik. Penyerangan dengan menggunakan rocket launchers terjadi di 73 titik.

Pertempuran

Dilaporkan pula terjadinya pertempuran hebat antara pasukan rezim dengan Jaysul Hurr di 138 titik, termasuk di desa Sahlabiyah di Raqqa, di mana pejuang berhasil menjatuhkan satu pesawat tempur rezim.

Jasyul Hurr juga mentarget sebuah konvoi militer yang sedang menarik diri dari markas batalion 49 di Dara'a. Sebanyak 6 kendaraan militer rezim juga berhasil dihancurkan oleh para pejuang.

Di Sweidah, Jasyul Hurr menyerbu masuk ke markas batalion 66 Hajanah di timur kota Tal Melh dan membunuh sejumlah tentara. Para pejuang juga mentarget checkpoint militer di Bridija di Hama dengan rudal Grad. Di Aleppo, Jaysul Hurr menembakkan roket bikinan rumah mereka ke arah kampung Ameria yang menjadi basis para kakitangan rezim (Syabihah). (Sahabat Suriah)

Syi’ah 2 kali Lakukan Upaya Pembunuhan Shalahuddin Al-Ayyubi

Posted: 04 Apr 2013 04:29 PM PDT


Anda pernah mendengar istilah Assasins? Atau bahkan menonton film "Assassin's Creed"?. Tahukah Anda bahwa sesungguhnya Assains adalah kelompok pasukan elit yang dimiliki Syiah Ismailiyah?. Dan ternyata, pasukan ini pula yang melakukan upaya pembunuhan terhadap pahlawan Islam pembebas Al Quds, Shalahuddin Al Ayyubi.

Adalah Prof Dr Ali Muhammad Ash Shalabi, sejarahwan Islam kontemporer, melalui buku karyanya, "Shalahuddin al Ayyubi, wa Juhuduhu fil Qadha' ala Daulah al Fatimiyah wa Tahriri Baitil Maqdis", yang mengungkap dua kali upaya pembunuhan terhadap Shalahudin oleh pasukan bentukan tokoh Syiah Ismailiyah, Hasan Ash-Shabah.
Munculnya pasukan Assasins, atau dalam istilah Arabnya "Al-Hasyisyiyah", tidak terlepas dari keberadaan Dinasti Fathimiyah (Ubaidiyah) di Mesir.

Seperti ditulis Shalabi, setelah Sultan Dinasti Ubaidiyah, Al-Mustanshir, meninggal pada tahun 487 H (1094 M) kelompok Syiah Ismailiyah terpecah menjadi  dua golongan: An-Nizariyah dan Al-Musta'liyah. Golongan An-Nizariyah meyakini bahwa putra tertua Al-Muntashir yang bernama Nizar paling berhak menduduki kursi kepemimpinannya, setelah ayahnya. Kelompok ini dipimpin oleh Al-Hasan Ash-Shabah di negeri Persia. Pengikut mereka dikenal sebagai golongan Al-Hasyisyiyah atau Al-Bathiniyah. Sementara golongan Al-Musta'liyah adalah para pengikut Al-Musta'li, yaitu putera kedua dari Al-Mustanshir.

Al-Hasan Ash-Shabah sebagai pemimpin sekte Nizariyah atau Al-Hasyisyiyah, adalah seorang yang tumbuh di negeri Persia dan mengikuti ajaran Ismailiyah sejak muda. Ia pernah menjadi tamu kehormatan Al-Mustanshir selama 18 bulan lebih. Mengunjungi Mesir dan bertemu dengan Al-Mustanshir. Al-Mustanshir memberinya bantuan dana dan memintanya agar mengajak orang-orang di negeri non Arab agar mengakui keimamannya.

Secara politik, Hasan Ash-Shabah menetapkan kedudukan Nizar sebagai penguasa setelah Al-Mustanshir, dan tidak mengakui kedudukan Al-Musta'li. Lalu ia menyebarkan seruannya tentang otoritas Nizar dan menganggap dirinya sebagai wakil imam, dalam rangka mendirikan Dinasti Isma'iliyah yang baru di wilayah Timur dekat.

Hal itu dilakukan setelah dia tiba di Ishfahan pada tahun 473 H. Ketika ruang geraknya dipersempit oleh Nizhamul Mulk, ia pun berangkat ke Qazwin dan berhasil menguasai Benteng Alamut dan menjadikan tempat itu sebagai pusat aktivitas kelompoknya. Dari sini berkembang seruannya, para pengikutnya semakin bertambah banyak di seluruh negeri. Dan dari sini pula operasi pasukan Al-Hasyisyiyah dikendalikan.

Hasan Ash-Shabah dan para pengikutnya sangat membenci golongan Ahlus Sunnah. Gerakan Isma'iliyah Al-Bathiniyah terus meluas. Mereka memiliki sejumlah benteng penting di wilayah Syam, seperti Qadmus, Ulaiqah, Kahf, Mashyaf, dan lain-lain. Mereka sangat terpukul dengan lenyapnya Dinasti Ubaidiyah dan tampilnya madzhab Sunni berkuasa di Mesir.

Mereka merasakan bahaya sedang mengancam sekte Syiah Isma'iliyah di negeri Syam. Apalagi Nuruddin Mahmud telah membatasi perluasan gerakan mereka di sebelah Timur negeri itu. Dalam posisi ini, mereka menunjuk Rasyiduddin bin Sinan Al-Bashri (atau Syaikh Al-Jabal) pada tahun 558 H untuk menyusup ke wilayah Syam, untuk melakukan konsolidasi kelompok Syiah Ismailiyah.

Syiah Bathiniyah (Al Hasyiyun) menaruh dendam kepada Shalahuddin, karena dia telah meruntuhkan Dinasti Fathimiyah (Ubaidiyah) di Mesir) dan berusaha menyatukan wilayah Syam dengan Mesir.

Gerakan Shalahuddin merupakan ancaman bagi eksistensi mereka. Maka Rasyiduddin menjalin kerjasama dengan orang-orang salib dan keluarga Zanki untuk menghabisi Shalahuddin.

Rasyiduddin adalah pemimpin kelompok Isma'iliyah dan tokoh durjana mereka. Nama lengkapnya, Sinan bin Salman bin Muhammad Al-Bashri, Al-Bathini, tokoh penting kelompok Nizariyah. Ia dikenal mempelajari filsafat dan sejarah umat manusia, memiliki keberanian, kecerdikan, dan tipu muslihat.

Kelompok Syiah Isma'iliyah telah dua kali melakukan percobaan pembunuhan terhadap Shalahuddin.

Pertama, Rasyiduddin Sinan menugaskan sejumlah pengikutnya pergi ke kamp pasukan Shalahuddin dengan menyamar sebagai prajurit. Penyamaran mereka sempat diketahui oleh seorang Emir bernama Khamartekin, tetapi tokoh itu cepat-cepat mereka bunuh. Mereka berhasil menyusup ke kemah Shalahuddin di tengah kamp pasukannya. Saat muncul kesempatan, salah seorang dari mereka langsung menyerang Shalahuddin, namun berhasil digagalkan; lalu pelaku penyerangan itu dibunuh sebelum berhasil melaksanakan niatnya.

Kegagalan ini membuat kawan-kawannya bertempur mati-matian untuk mempertahankan diri, sebelum akhirnya mereka semua dibunuh. Rasyiduddin memandang penting operasi ini, sebab sejak Shalahuddin memasuki negeri Syam, dia telah menjelma menjadi musuh utama bagi sektenya.

Kedua, pada bulan Dzul Qa'adah tahun 571 H (Mei 1176 M) Rasyiduddin kembali mengirim sejumlah pengikutnya dengan menyamar sebagai prajurit. Mereka berhasil memasuki kamp pasukan Al-Ayyubi saat mengepung Benteng Azaz. Mereka bertempur langsung bersama tentara Shalahuddin dan berbaur dengannya seraya menantikan kesempatan untuk menyerang. Selagi pasukan sedang disibukkan dengan pengepungan benteng, Shalahuddin lewat di dekat  kemah Emir Jadali Al-Asadi untuk memompa semangat prajuritnya. Ketika itulah salah seorang dari kelompok Isma'iliyah menyerang dan menikamnya dengan sebilah pisau ke arah kepala.

Alhamdulillah, waktu itu Shalahuddin mengenakan topi baja, sehingga serangan tersebut tidak melukainya. Pelaku kemudian mengulangi serangan dan berhasil melukai pipinya. Tetapi dia berhasil ditangkap Emir Saifuddin Yazakuj dan dibunuhnya. Lalu orang kedua dari mereka hendak menyerang Shalahuddin; tetapi ia segera dihadang oleh Dawud bin Mankalan yang berhasil membunuhnya. Lalu orang ketiga menyerang lagi, tetapi segera dicegat oleh Emir Ali Abu Al-Fawaris dan ditikam oleh Nashiruddin bin Shirkuh hingga tewas. Sementara orang keempat berusaha kabur, namun para prajurit berhasil menangkapnya, lalu membunuhnya.

Setelah kejadian itu, para prajurit Islam mengalami guncangan. Mereka menyadari bahwa pengamanan di sekitar Sultan sangat rapuh, sehingga bisa ditembus para penyusup. Sejak saat itu, Shalahuddin menerapkan penjagaan super ketat, sampai-sampai ia memasang menara dari kayu di sekeliling tendanya. Orang-orang yang tidak jelas asal-usulnya, tidak diperbolehkan mendekati kemah Sultan.

Makar kaum Syiah Isma'iliyah telah membuat Shalahuddin menetapkan mereka sebagai target. Dia mengirim surat ancaman kepada Rasyiduddin Sinan, lalu dibalas dengan surat yang bernada menantang Shalahuddin.

Pada bulan Muharram tahun 572 H (Juli tahun 1176 M) Shalahuddin mengepung benteng-benteng Syiah Isma'iliyah dan memasang sejumlah manjanik besar untuk meruntuhkan tembok-tembok mereka. Hasilnya, Shalahuddin berhasil menewaskan sejumlah besar pengikut mereka, menawan mereka, merampas ternak mereka, menghancurkan rumah-rumah mereka, merobohkan bangunan-bangunan mereka, menghancurkan tanggul-tanggul perlindungan mereka. Hal ini terus berjalan, sampai paman Shalahuddin, Syihabuddin Mahmud Takusyi (penguasa Hamah) memintakan syafaat untuk mereka. Hal itu terjadi setelah kaum Syiah itu berkali-kali mengirim surat kepada Syihabuddin dan meminta hak kepadanya sebagai tetangga. Maka Shalahuddin pun meninggalkan mereka, setelah berhasil menghukum dan melumpuhkan kekuatan mereka.

Kekalahan ini memaksa kelompok Hasyiyun untuk mengadakan kesepakatan damai dengan Shalahuddin. Mereka memilih untuk bersikap netral daripada memposisikan Shalahuddin sebagai musuh.

Setelah kejadian itu, berbagai sumber sejarah tidak pernah mencatat adanya bentrokan secara langsung antar Shalahuddin dan pengikut sekte sesat itu.

Menurut Ibnu Al-Atsir, setelah itu ada kerjasama antara Shalahuddin dengan Rasyiduddin. Shalahuddin meminta Ibnu Sinan untuk membunuh Richard dan Conrad Marquis de Montferrat (penguasa Shur/Tyre). Akan tetapi Ibnu Sinan khawatir Shalahuddin akan berlepas tangan dari musuh-musuhnya, sehingga kelompok Hasyisyiyah harus menanggung serangan kaum salib sendirian. Mereka hanya mau melakukan pembunuhan terhadap Conrad dan menolak untuk membunuh Richard.[UGT]

Apa Kabar Rifqa Bary, Murtad Melalui Facebook?

Posted: 04 Apr 2013 04:24 PM PDT

Add caption
HATI-hati jika membiarkan anak Anda yang Muslim, yang masih ABG dan labil, bercengkerama di dunia maya, khususnya situs jejaring sosial seperti Facebook.

Brian Williams tidak yakin apa yang membuat temannya bercerita. Ia bertemu Rifqa Bary, seorang siswa SMA dari Gahanna, Ohio, di sebuah gereja di Universitas Ohio State akhir tahun lalu. Rifqa sangat santun dan sangat ingin tahu, ia menceritakan bahwa ia datang dari keluarga Muslim, tetapi ia telah menjadi Kristen. Orang tuanya murka. Menurut Rifqa, dia harus menyembunyikan keyakinan barunya, menyembunyikan Alkitab, dan menyelinap pergi untuk ke gereja. Rifqa menuduh orang tuanya: akan membunuhnya karena ia beralih ke agama Kristen.


Kasus Rifqa Bary sedang hangat di pengadilan Florida, AS. Rifqa berusia 17, dan jelas masih tinggal bersama keluarga angkatnya di Orlando. Kasusnya telah jauh melampaui dinding-dinding ruang sidang dan meningkat menjadi bentrokan agama yang mematikan.

Dia diwakili oleh John Stemberger, seorang Kristen konservatif, pengacara yang terlibat dalam perselisihan Terri Schiavo, wanita Florida yang terus hidup dengan selang sampai diputus pada tahun 2005. Dia dan berbagai kelompok sayap kanan telah medukung Rifqa menuntut orang tuanya sendiri dan sebuah masjid yang mereka hadiri di Columbus, Ohio. Namun Krista Bartholomew, wali Rifqa untuk peradilan ini, mengatakan dalam sidang Kamis lalu, "Ini bukan perang suci. Ini adalah sebuah kasus tentang seorang gadis kecil yangketakutan dan keluarga yang tengah hancur. "

Keluarga Imigran

Mohamed dan Aysha Bary meninggalkan Sri Lanka pada 2000 dengan dua anak mereka, Rifqa dan seorang kakak laki-lakinya. Mereka pindah ke New York (anak ketiga mereka, seorang anak laki-laki, lahir di Amerika Serikat). Alasan imigrasi ini karena mereka khawatir kesehatan Rifqa. Ketika masih kecil, Rifqa tertimpa sebuah mainan pesawat yang menusuk mata kanannya. Para dokter di Sri Lanka menganjurkan seluruh keluarga itu untuk pindah ke AS sehingga Rifqa dapat memperoleh perawatan medis yang lebih baik. Pada akhirnya, matanya diselamatkan.

Kemudian, pada tahun 2004, Mohamed pindah lagi, kali ini untuk mencari pendidikan yang lebih baik untuk anak-anaknya. Ia menetap di daerah Columbus, yang mempunyai peringkat tinggi secara akademik. Di New Albany High School, Rifqa menjadi anak yang pintar. Dia medapatkan rata-rata nilai 3,5 dan menjadi anggota tim pemandu sorak. Mohamed "sangat bangga pada anak-anaknya," kata Gary Abbott, sahabat karibnya di Amerika Serikat (dan seorang Kristen). "Dia memperjuangkan hidup anak-anaknya lebih daripada hidupnya sendiri."

Awal Persinggungan Rifqa dengan Kristen

Segera setelah tiba di Ohio, Rifqa mulai mengenal dan bertanya-tanya tentang kekristenan. Mohamed mengatakan keluarganya tidak intens datang ke masjid, karena jadwal perjalanannya sebagai pedagang permata. Menurut Jamal Jivanjee, Rifqa pertama kali belajar tentang Yesus Kristus dari seorang gadis di SMP yang sama dengannya. Gagasan bahwa "Anda bisa memiliki hubungan dengan Tuhan adalah konsep yang sangat menarik baginya," kata Jivanjee. Pada tahun 2005, Rifqa menjadi seorang Kristen di Gereja Methodis Amerika korea di Columbus, sesuai dengan surat pernyataan yang diajukan oleh pengacaranya.

Rifqa secara teratur menghadiri kelompok doa dan berpartisipasi dalam kehidupan pro-aborsi di klinik. Dia juga berhubungan dengan orang-orang Kristen yang baru secara online, melalui kelompok-kelompok keagamaan seperti Doa Amerika Serikat di Facebook. "Internet menjadi gereja-nya," kata Williams, yang menyebut Rifqa yang paling bersemangat.

Pada bulan Agustus 2008, Rifqa mengirim e-mail ke Jivanjee, ia menggambarkan orang tuanya sebagai " Muslim yang taat" dan menulis bahwa setelah beralih menjadi pemeluk Kristen pada usia 13 tahun, "tentu saja aku tidak bisa memberitahu mereka. Di mana aku tinggal dan pergi?"

Mohamed mengatakan perilaku Rifqa mulai berubah lebih keras di awal musim panas ini. Ia menjadi sering menarik diri, nyaris tidak berbicara padanya ketika mereka pergi ke suatu tempat secara bersama-sama. Ibu Rifqa, sering menemukan buku-buku tertentu yang dibaca oleh anaknya itu, seperti Islam Radikal dan beberapa yang lainnya. Ketika itu, Aisya mengatakan kepada suaminya bahwa anak mereka harus dikirim ke Sri Lanka untuk ditangani atau menjauhkannya dari komunitas dengan siapa Rifqa bergaul. Yang paling membuat Mohamed khawatir ketika itu adalah intensitas Rifqa di Facebook.

Dari Facebook, ia juga mendapatkan sedikitnya enam atau tujuh orang yang siap menampungnya. Ia yakin bahwa ayahnya akan membunuhnya jika mengetahui ia telah menjadi seorang Kristen.
Pada 19 Juli, Rifqa pergi dari rumahnya ke Orlando. Ia ingin dibaptis di gereja Gereja Revolusi Global evangelis-Beverly, dari gereja ini sebagian orang telah menjalin komunikasi dengannya di Facebook.

Ketika orang tuanya tahu anaknya hilang, mereka panik. Mereka mengajukan laporan orang hilang pada kepolisian Columbus polisi dan mengulurkan meminta bantuan pada banyak pihak. Pada 5 Agustus, setelah lebih dari dua minggu—kepolisian Columbus mewawancarainya melalui telepon dna Rifqa berada di Kansas.

Kasus Rifqa banyak muncul di YouTube. Pengadilan setuju untuk membiarkan Rifqa tinggal bersama keluarga angkat. Tetapi untuk sekarang, negara bagian Florida memiliki hak asuh atas dirinya.

"Ini sangat sulit bagi kami untuk percaya bahwa telah sejauh ini," kata Mohamed. "Kami mencintainya, kami ingin dia kembali." [islampos]

Ketika Tokoh Syiah Mengungkapkan Rahasianya

Posted: 04 Apr 2013 03:42 PM PDT

Oleh: Zahir Nawwab

Sekitar pertengahan tahun 2006 saya 'bertaqiyyah' sebagai pemuda Syi'i. Tujuan saya, melakukan penelitian lapangan. Kawan-kawan dan Ibu saya sempat protes, kenapa harus pura-pura jadi Syiah untuk investigasi di lembaga Syiah?

"Memaksa Syiah untuk membuka diri itu tidak mudah, biasanya sesama orang syiahnya mereka bisa terbuka", jawab saya pada mereka. "Sudahlah jangan khawatir, di belakang saya ada yang membimbing," jelas saya pada Ibu yang sempat melarang saya untuk melakukan kegiatan ini.
Saya pun bergerak ke sebuah Yayasan "Y" milik Syiah yang terkenal kota B di Jawa Timur. Untuk jaga-jaga, saya tidak membawa KTP, tapi KTM (kartu tanda mahasiswa). Sebab jika menunjukkan KTP, khawatir 'intel-intel' Syiah mengecek ke rumah. Saya memperkenalkan diri sebagai mahasiswa yang ingin belajar Syiah.

Tidak perlu banyak 'ngoceh' ternyata untuk meyakinkan satpam dan beberapa santri senior di yayasan tersebut bahwa saya mahasiswa yang sedang belajar jadi Syiah. Saya tidak berani menyebutkan tentang kitab al-Kafi, sebab kitab ini pada waktu itu konon tidak umum di kalangan Syiah awam, alias Syiah ikut-ikutan.

Bisa curiga mereka bila saya bercerita bahwa saya punya kitab tersebut. Namun sekarang kitab itu bukan menjadi rahasia lagi, kalangan Sunni (baca: muslim) sudah banyak yang mengoleksi.

Setelah mengutarakan niat, saya dibawa oleh petugas keturunan Arab ke perpustakaan yang terletak di lantai dua masjid tersebut. Ratusan buku-buku Syiah berderet di rak. Saya amati kebanyakan diterbitkan di Iran. Kitab-kitab Ahlus sunnah juga menghiasi rak-rak buku perpustakaan tersebut.

Ketika saya menyatakan ingin meminjam atau mengkopi beberapa kitab, si petugas yang berwajah arab itu melarangnya. Ia pun menghadiahi beberapa buku propaganda berbahasa Indonesia. Saya terima saja, meski beberapa di antaranya saya sudah memilikinya.

Di perpustakaan itu saya dibawa ke sebuah ruangan kecil berukuran sekitar 3×4 meter. Di situ sudah menunggu pemuda-pemuda Syiah berwajah Arab. Saya diperkenalkan, dirangkul disambut dengan hangat. Beberapa kali saya meresponnya dengan berbahasa Arab, sekedar untuk mengakrabkan diri.

Dari perkenalan itu, saya mengetahui bahwa mereka adalah mahasiswa sebuah perguruan tinggi milik Syiah di Depok. Setelah tukar no HP, kami berdiskusi tentang ahlul bayt, imam Ali dan sebagainya.

Ternyata mereka tidak curiga, saya direkomendasikan untuk mengikuti kelompok diskusi mahasiswa Syiah di kota M. Setelah tiga puluh menit, saya diantar menemui ketua yayasan di kantornya.

Berwajah Arab, memakai gamis putih, berjenggot tipis, perawakan tidak terlalu tinggi, pelit tertawa atau tersenyum dan sorot mata tajam. Itulah kesan pertama bertemu AU, si pemimpin yayasan. Orang ini terkenal di kalangan Syiah, bahkan disegani pengikut Syiah di Inonesia.

Saya sempat khawatir kehadiran saya dicurigai oleh AU. Ternyata kekhawatiran saya buyar, ketika dia tiba-tiba to the point bicara syiah di Indonesia. Saya sempat terkejut. Sebab, tidak mudah si AU ini blak-blakan pada orang lain yang baru dikenal.

Secara diam-diam, saya mulai menyalakan perekam yang saya letakkan di dalam tas ransel. Ini kesempatan bagus! Pikirku saat itu. Pertama-tama saya bertanya buku-buku apa saja yang sudah ia tulis. Ia menyebutkan beberapa. Yang paling saya tunggu-tunggu telah tiba. "Saya telah menulis naskah buku tentang kepalsuan al-Qur'an yang ada di tangan kaum muslimin, hanya belum diterbitkan bahkan beberapa kawan melarang saya untuk menerbitkan," bebernya secara jujur.

Betapa gembiranya saya jika mendapatkan naskah itu. Namun sayang, saya gagal merayunya untuk mengkopi naskah sesat itu. Oke, tidak apa-apa, yang penting saya dapat informasi dia menulis buku kepalsuan al-Qur'an.

"Kenapa kawan-kawan ustadz melarang buku itu diterbitkan," selidik saya. Ia menjawab, "Akan memicu pertikaian di kota ini, jika saya menerbitkannya dan diketahui oleh Sunni".

Informasi berharga lainnya adalah dia membeberkan tentang rencana merusak ormas NU dan Muhammadiyah. "Tunggu saja, saya sudah memiliki orang-orang di NU dan Muhammadiyah yang mengobrak-abrik ormas itu secara diam-diam."

Ketika saya tanya siapa orang-orang Syiah yang ada di ormas tersebut. Dia menolak menyebutkan nama. Yang jelas, orang-orang ini adalah orang penting di organisasi. Kata dia, kyai-kyai Sunni itu bodoh. Sebab, tidak tahu orang Syiah yang ia tanam di ormas justru jadi kepercayaannya.

Cara merusaknya dengan membuat kebijakan-kebijakan yang menguntungkan Syiah. Mengadakan kerjasama dengan pemerintah Iran. Dan menciptakan konfilk di tubuh ormas itu. Konon pemerintah Iran menggelontorkan 1/5 penghasilan pajak untuk 'dakwah' di Indonesia.

Selama satu jam lebih saya di ruangan kantornya. Saya cukup beruntung, waktu itu hanya ada saya dan dia di kantor tersebut. Saya memang tidak berhasil membawa beberapa buku di yayasan Y.

Tapi informasi yang terakhir ini sudah cukup bagi saya. Sempat terbesit niat untuk 'mencuri' sebuah buku dan kaset di kantor, ketika si AU ke kamar mandi sebentar. Akan tetapi saya bingung bagaimana caranya. Karena baru pertama di situ, saya simpan niat 'mencuri' itu, khawatir kedatangan berikutnya saya dicurigai.

Setahun setelah saya penelitian, terjadi demo besar-besaran di kota B menentang Syiah. Saya tidak tahu apa yayasan Y mengetahui identitas saya apa tidak. Yang jelas beberapa bulan pasca demo, saya datang lagi. Dan saya tidak ditemui siapa-siapa.

Saya dibiarkan menunggu di ruang satpam tanpa ditemui, dan diajak ngobrol orang-orang di situ. Satpam pun memasang sikap berdiam diri. Saya utarakan untuk bertemu ustadz AU, tapi semua orang tidak menjawab. Tanpa berpikir panjang, saya pun lari dari situ naik angkot menuju rumah. Alhamdulillah selamat.(islampos)



Rating: 4.5 - Oleh: Unknown

Judul: ZILZAAL
Deskripsi: ZILZAAL MITOS DUSTA TENTANG ZOINIS ISRAEL Keluarnya manu...
URL: http://downloadgratis19.blogspot.com/2013/04/zilzaal_5.html

0 komentar:

Poskan Komentar

 
 

Copyright © 2013 | Template Design by DIEKY'S BLOG - Powered by Blogger.