Jumat, 05 April 2013



Apa Kabar Dunia


Anak Pantai Temukan Cinta Sebagai Tukang Roti

Posted: 05 Apr 2013 02:25 AM PDT

Tak ada yang bisa menduga jalan hidup dan cinta seseorang. Semua bisa berubah 180 derajat. Seperti misalnya Tansen. Siapa sangka pria yang biasa dekat dengan ombak dan angin laut ini harus merasakan cinta dari "biang roti" ?

Film Madre menjadi istimewa karena diadaptasi dari karya Dewi "Dee" Lestari dengan judul yang sama: Madre.
 juanknasution.blogspot.com


Cerita berawal ketika Tansen menemukan adonan biang roti yang berumur 70 tahun bernama Madre. Adalah Tan Sin Gie, kakeknya yang telah mewariskan Madre kepada Tansen. Kakeknya adalah seorang beretnis Tionghoa dan neneknya berdarah India.

Sang kakek yakin hanya keturunannya yang bisa meneruskan usaha toko kuenya yang telah berdiri sejak tahun 60-an dan kini berhenti beroperasi. Segala usaha dilakukan Tansen untuk memajukan toko kue warisan kakeknya tersebut.

Dalam usaha mengembangkan toko kuenya itu Tansen bertemu dengan Meilan Tanuwidjaja (Laura Basuki), gadis pembaca blog pribadinya dan pemilik sebuah usaha roti "Fairy Bread". Pada awalnya Mei panggilan akrab Meilan, tertarik untuk membeli Madre, tapi akhirnya dia memutuskan untuk menjalin kerjasama dengan Tansen menjual kue klasik.

Hubungan bisnis tersebut berubah menjadi sebuah hubungan yang istimewa tapi masalah mulai muncul ketika hadirnya orang ketiga yang mengancam hubungan mereka berdua. Disisi lain, terjadi gejolak dalam diri Tansen, dia yang terbiasa hidup bebas sebagai surfer dan tenaga serabutan di Bali harus menjadi seorang pengusaha roti.

Bagaimana akhir hubungan antara Tansen dan Meilan?. Bagaimana pula nasib toko kue warisan sang kakek di tangan Tansen?





Kini Saatnya Aku Menggendong Ibuku Tersayang...

Posted: 05 Apr 2013 12:48 AM PDT

Ada sebuah foto dan vido yang menyentuh hati tersebar di internet. Foto itu menggambarkan seorang pria yang menggendong wanita lanjut usia dengan kain gendongan, seperti seorang ibu yang menggendong anaknya.

Setahun lalu, foto itu begitu mencuri perhatian dan banyak orang yang bertanya, siapa dia? Siapa yang digendongnya? Apa yang sedang mereka lakukan?
www.whatsonningbo.com
Foto tersebut rupanya adalah foto seorang pria yang sudah berusia 62 tahun dan bernama Ding Zhu Ji. Ia sedang berada di salah satu rumah sakit di China untuk mengantarkan ibunya. Sang ibu yang sudah berusia sangat tua, ringkih dan mengalami patah tulang, akhirnya digendong oleh Ding Zhu Ji ke rumah sakit. Ia melakukannya karena berpikir, dengan menggendong ibunya ke rumah sakit akan lebih cepat sampai.

Pria ini sama sekali tak menduga bahwa apa yang ia lakukan akan mencuri perhatian banyak orang. Pemandangan yang begitu menyentuh ini kemudian diabadikan oleh seseorang dalam bentuk foto yang kini beredar luas di internet. Selain itu, CCTV rumah sakit juga sempat merekam momen di mana pria ini menggendong ibunya yang nampak seperti bayi.

Sang ibu saat ini sudah berusia 85 tahun, namun Ding Zhu Ji mengisahkan bahwa ia sangat berhutang budi pada ibunya. Saat masih mengandung Ding Zhu Ji usia 6 bulan, keduanya nyaris dilempar ke laut karena sang ibu tidak sengaja menghilangkan kartu identitas naik perahu bersama prajurit Taiwan.

Banyak orang yang memohon agar ibu Ding Zhu Ji yang sedang mengandung itu tidak dilempar ke laut, hingga detik-detik menegangkan itu berubah melegakan karena ada orang yang menemukan kartu identitas mereka.

Ding Zhu Ji yang mendengar kisah itu dari ibunya menjadi semakin sayang pada wanita yang telah melahirkan dan membesarkannya tersebut. Meski merupakan anak sulung, dirinyalah yang paling dekat dengan sang ibu. Bahkan hingga setua ini pun, ia masih merawat sang ibu.

Ding Zhu Ji juga merasa bersalah karena tak menjaga ibunya dengan baik sehingga mengalami patah kaki kiri. Ding Zhu Ji pernah sangat ingin membawa ibunya yang sudah menua dan mulai pikun untuk pulang dan menemui saudara di Tiongkok. Sayangnya sebelum itu sempat terjadi, sang ibu sudah kehilangan ingatannya dan hal itu membuatnya sangat menyesal.




Dengan Kesabaran dan Keimanan, Keajaiban ini Terjadi...

Posted: 04 Apr 2013 10:30 PM PDT

Seorang dokter berkisah tentang seorang ibu yang 15 tahun tak kunjung mempunyai anak. Akhirnya, anugrah itu pun terwujud. Namun belum genap 2 tahun usia anaknya, si ibu harus menerima kenyataan bahwa anaknya mengalami sakit jantung dan harus di operasi.

Dua jam setelah operasi anak tersebut mengalami pendarahan pada saluran nafasnya. Hal itu menyebabkan si anak mengalami sesak dan jantungnya sempat berhenti bekerja. Ketika hal tersebut di kabarkan pada sang ibu, ibunya hanya berucap " hasbiyallohu wani'mal wakil  (cukuplah Alloh bagiku dan Dia adalah sebaik-baik pelindung)".
 
Ilustrasi / www.iranheritage.org

Sang ibu pun menemani anaknya yang terbaring sakit sambil membaca al-quran. Dua minggu kemudian keadaan si anak membaik. Namun, dua hari berikutnya kembali si anak mengalami pendarahan. Tiap kali kondisinya membaik dia mengalami pendarahan lagi. Namun, tidak ada kata yang terucap dari mulut sang ibu selain "hasbiyallohu wani'mal wakil".

Setelah pendarahan berhasil diatasi dan kondisi anak membaik, tiba-tiba ia terkena kebocoran otak yang hampir merenggut nyawanya. Setelah kebocoran berhasil diatasi, si anak malah mengalami keracunan di seluruh tubuh sekaligus kegagalan ginjal sehingga kondisinya sangat menhawatirkan. Setelah agak membaik, ia mengalami radang selaput pembungkus jantung dan sekitar tulang rongga dada yang mengharuskannya kembali menjalani operasi.

Sepanjang menemani anaknya menjalani perawatan, sang ibu selalu membaca "hasbiyallohu wani'mal wakil" dan juga selalu berdoa ,"ya Alloh,,,sembuhkanlah anakku jika kesembuhan adalah yang terbaik untuknya".

Enam bulan lamanya si anak terbaring di ruang pemulihan, kemudian dipindahkan ke bagian bedah jantung khusus anak dalam keadaan yang mengenaskan, tidak bisa melihat, tidak bisa mendengar, tidak bisa berjalan, dengan dada terbuka.

Akan tetapi sang ibu sangatlah tegar dan penuh harap kepada Alloh. Ia terus membaca Al-quran di sisi anaknya. Tiga bulan berlalu, anak itu keluar dengan kondisi bisa melihat, mendengar,berbicara dan berjalan sendiri seolah tidak pernah terjadi apa-apa.                                               

 
Renungan
Mungkin kisah di atas tanpa sumber referensi yang jelas. Namun, kita bisa bersama-sama belajar soal keimanan dan kesabaran. Ketika kita percaya pada satu hal dan mengimaninya, serta terus bertekun dengan apa yang kita yakini, maka suatu saat akan ada hasil yang baik untuk kita petik.

Dan, apa pun agama, keyakinan kita masing-masing... semoga kita bisa tetap bersabar sambil bersyukur atas segala perstiwa dalam hidup ini. Karena, segala sesuatu indah ketika datang pada waktunya...



 



Sumber:
qy2

Berani Makan di Restoran Tepi Tebing ini?

Posted: 04 Apr 2013 08:29 PM PDT

Makan di restoran dengan pemandangan menakjubkan bisa memberi suasana nyaman. Namun, bagaimana kalau restoran tersebut ada di sisi jurang yang tinggi?

Restoran Fangweng yang menggantung ini terletak di Happy Valley di Xiling Gorge. Restoran ini menawarkan pemandangan alam yang indah disekitarnya bagi para petualang yang berani menginjakkan kaki di dalamnya.


Bangunan bata kusam pada bagian pintu masuk restoran tidak mencerminkan keadaan yang sebenenarnya. Kejutan itu akan Anda dapatkan setelah melewati pintu masuk tersebut, dan kemudian Anda akan menemukan sebuah tempat yang unik untuk menikmati masakan Cina sambil mengagumi keindahan alam Xiling Gorge.

Kecuali jika Anda takut akan ketinggian, maka jembatan beton sempit sepanjang 30 meter yang tegantung secara vertikal di sisi tebing dan menghadap ke Sungai Yangtze mungkin akan menjadi mimpi buruk Anda. Untungnya ada pagar logam yang dapat Anda pegang ketika berjalan menuju ke dalam restoran yang sebenarnya.





Jembatan tersebut mengarah pada ruang makan yang diukir di sisi tebing, dimana sebagian besar meja makan disusun di ruangan ini. Ruangan tersebut terasa hangat diterangi oleh lampu tradisional yang menggantung di langit-langit dan dihiasi pula dengan perabotan China.

Suasana di dalam restoran fangweng Gua itu sendiri adalah pemandangan yang menarik untuk dilihat, tetapi daya tarik utama dari Restoran Fangwen adalah dua panggung beton yang memanjang jauh dari tebing dimana Anda dapat melihat semua keajaiban Happy Valley atau menonton bungee jumping saat mereka melompat dari jembatan di dekatnya.

Restoran Fangweng menawarkan berbagai macam makanan khas setempat yang berbahan dasar ikan air tawar, bebek, babi dan bahkan kura-kura, yang dimasak baik disiram sayuran atau dibumbui dengan cabai dan bubuk cabai. Namun, walaupun Anda bukan penggemar makanan Cina sekalipun, tergantung di sisi tebing dan menikmati keindahan alam dari lingkunagn sekitar, menjadikan restoran ini layak untuk Anda kunjungi.








Sumber:
uniqpost



Rating: 4.5 - Oleh: Unknown

Judul: Apa Kabar Dunia
Deskripsi: Apa Kabar Dunia Anak Pantai Temukan Cinta Sebagai Tukang Roti ...
URL: http://downloadgratis19.blogspot.com/2013/04/apa-kabar-dunia.html

0 komentar:

Poskan Komentar

 
 

Copyright © 2013 | Template Design by DIEKY'S BLOG - Powered by Blogger.