Jumat, 15 Maret 2013



ZILZAAL


Talmud Perintahkan Yahudi Pakai Darah Orang Kristen Untuk Buat Roti Matzah

Posted: 15 Mar 2013 01:17 PM PDT

Kalumnis Yordania, As'ad Al-'Azouni mengatakan dalam artikel yang diterbitkan di website Palestina bahwa Talmud mengharuskan Yahudi untuk "membunuh anak-anak Kristen dan menggunakan darahnya untuk memanggang "Matzah" (Matzah adalah roti tradisional yang dimakan orang Yahudi selama perayaan liburan Paskah). Al-'Azouni menambahkan, bahwa "Orang-orang Yahudi berusaha keras untuk menyebabkan perang antara Muslim dan Kristen.
Artikel yang dipublikasikan oleh situs Alwatanvoice.com pada tanggal 27 Maret 2012 menyebutkan bahwa "bukan sebuah rahasia lagi permusuhan antara Yahudi, Yesus dan Kristen sangat dalam. Orang Yahudi juga dilarang memakan daging dari binatang yang dibunuh oleh seorang Kristen, dan wajib untuk membakar serta menghancurkan ikon dari Gereja Kristen.

Rabi Moshe Abu Al-'Afia (salah satu Rabi Yahudi yang terlibat dalam fitnah darah di Damaskus 1840M) menyatakan bahwa Talmud mengharuskan untuk menumpahkan darah dari dua macam yaitu darah pengorbanan (Paskah) dan darah sunat jika tidak ada maka darah Kristen dan darah Muslim dapat dipakai untuk memanggang Matza Paskah), karena banyak orang Kristen masuk Islam, "tulis Al-'Azouni.

Al-'Azouni mengatakan bahwa Yahudi selalu memprovokasi permusuhan antara Muslim dan Kristen. "Orang-orang Yahudi berusaha keras untuk menyebabkan perang antara Muslim dan Kristen, seperti yang terjadi selama protes atas hilangnya seorang anak Kristen di Damaskus pada tahun 1890."

Bukti keterlibatan ritual sebagai otak dibalik pembunuhan anak-anak dan remaja muslim kian diteguhkan oleh  Dr Umayma Ahmad Al-Jalahma dari Raja Faisal University. Ahad, 10 Maret 2002, Dr Al Jalahma sempat membuat heboh ketika menulis artikel berjudul "The Jewish Holiday of Purim" di harian Al Riyadh, sebuah harian terkemuka milik pemerintah Saudi. Artikel yang menyoroti kebiadaban ritual Yahudi di Ar Riyadh ini tentu menjadi sangat luar biasa. Terlebih hubungan Arab dan Amerika sempat menegang pasca serangan 11/9 2001. Dalam dua bagian, Dr Al Jalahma menyoroti secara khusus ritual dalam Pesta purim ketika para pemuda muslim dan Kristen menjadi tumbal ajaran sesat Yahudi. Metodenya pun sangat mengerikan.

Menurut sejumlah kesaksian, sepanjang sejarah manusia, Yahudi biasa menculik anak-anak atau para pemuda non-Yahudi atau yang mereka sebut Goyim dan menjadikan mereka "tumbal" untuk ritual pembunuhan pelan-pelan yang menyakitkan dengan luka yang biasanya 33 luka tidak mematikan, membiarkan darah mereka menetes hingga korban itu meninggal dunia, kemudian dikumpulkan lah darah itu, direndam dengan kain, dibiarkan kain itu mengering, kemudian membakarnya dan menaburkan abunya ke atas "matzah". Sebuah ritual dengan roti datar tak beragi yang terbuat dari terigu dan air, yang merupakan makanan khas untuk perayaan Paskah Yahudi, yang tahun ini dimulai pada (6/4/2012) saat terbenam matahari selama tujuh hari.

Mengkonsumsi darah oleh Yahudi hanya melalui debunya karena faktanya mengkonsumsi langsung darah (manusia atau hewan) dalam memasak adalah dilarang oleh hukum makanan halal versi Yahudi atau Kosher, namun tidak melarang mengkonsumsi debu dari darah (manusia atau hewan).

Adapun mengkonsumsi darah Kristiani, contohnya, di dalam Bonum Universale de Apibus oleh Thomas of Cantimpré (sebuah biara di dekat Cambray)

Kontroversi Rabbi Tentang Talmud

 Zionis-Yahudi sangat mempercayai Talmud yang diyakini berasal dari perkataan Tuhan Yahweh kepada Musa. Bahkan Talmud dianggap lebih suci ketimbang Taurat Musa, karena mereka meyakini jika Tuhan Yahweh mengalami kesulitan dalam sesuatu hal atau urusan, maka Tuhan Yahweh akan berkonsultasi dengan para Rabbi Yahudi, bukan dengan Musa. Sebab itu kedudukan Rabbi Yahudi tinggi, lebih otoritatif, lebih mulia, ketimbang Musa as.

Padahal, menurut seorang filsuf yang juga Rabbi Tertinggi bangsa Yahudi pada zamannya, Rabbi Maimonides (Moses bin Maimon, 1190 M), bangsa Yahudi sesungguhnya tidak pernah bisa memastikan dengan tepat satu pun doktrin dari Talmud karena sejarahnya yang sangat kacau-balau. Maimonides berkata, "Sejak zaman Nabi Musa dulu sampai zaman Rabbi Judah Hanasi (135-220 M), para pendeta Yahudi tidak pernah sepakat tentang kebenaran satu doktrin pun yang ada pada "Undang-undang lisan" (Talmud) yang diajarkan secara terbuka. Para pemimpin agama Yahudi atau nabi dari setiap generasi menulis beberapa catatan tentang kitab tersebut berdasarkan kepada apa-apa yang ia dengar dari guru-guru pendahulunya untuk disampaikan kepada kaumnya.

http://muslim-net-since.blogspot.com/2013/02/talmud-perintahkan-yahudi-pakai-darah.html

Ya Rasulullah, Najasyi Menyampaikan Salam untuk Dirimu

Posted: 15 Mar 2013 01:03 PM PDT

Sedikit di antara kita yang mengenal Amah binti Khalid atau lebih di kenal dengan panggilan kunyahnya Ummu Khalid binti Khalid. Ada yang menarik dalam sosok Ummu Kholid binti Kholid karena ia adalah salah satu dari beberapa anak yang lahir di negeri Habasyah. Sebuah negeri yang mayoritas penduduknya adalah beragama Nasrani. Secara kultur masyarakat dan warna kulit sangat jauh berbeda dengan bangsa Arab. Ayahnya, Khalid bin Sa'id adalah salah satu dari rombongan para shahabat yang berhijrah dari Mekkah ke Habasyah (Abesinia) dan termasuk orang pertama yang masuk ke dalam Islam. Inilah kelompok komunitas muslim pertama yang hidup di masyarakat mayoritas non muslim.


Ibnu Ishaq menyebutkan keterangan panjang tentang nama-nama dan nasab para sahabat yang hijrah ke Habasyah yang berjumlah 82 orang laki-laki, 18 wanita yang telah bersuami, 11 wanita-wanita Quraisy, dan 7 orang asing non-Quraisy. Sebagian besar para sahabat dari Quraisy yang hijrah ke Habasyah adalah orang-orang terhormat di kaum mereka dan merupakan orang-orang utama di rumah-rumah mereka. Jumlah tersebut belum ternasuk anak-anak kecil yang ikut hijrah bersama mereka atau anak-anak yang lahir di Habasyah. Peristiwa ini terjadi di tahun ke-5 kenabian. Di antara rombongan tersebut terdapat Utsman bin Affan dan isteri beliau Ruqayyah yang merupakan putri Rasulullah.
Kisah yang Menguatkan Identitas Diri

Mari kita bayangkan sejenak tentang Amah binti Kholid. Ia yang lahir di tengah masyarakat dengan mayoritas warna kulit, bahasa, agama dan budaya yang berbeda. Tumbuh dalam sebuah lingkungan masyarakat yang sama sekali berbeda dengan dirinya. Lebih mudah untuk merasakannya mungkin bagi teman-teman yang saat ini hidup di Eropa, Amerika, Afrika atau belahan bumi lain yang mayoritas penduduknya non muslim. Ketika anak-anak lahir dan tumbuh berkembang dalam lingkungan seperti itu. Apa yang harus di lakukan untuk menguatkan identitas ke-Islaman mereka ?

Amah binti Khalid tumbuh dengan kecintaan kepada Allah, Rasulullah dan Islam justeru dalam sebuah lingkungan Kristen. Ada banyak hal yang sangat menarik bisa kita dengar dari diri Amah binti Khalid. Di mana sebagian besar penuturannya tentang Iman dan Islam justeru bersumber dari sang ayah yang sangat ia cintai. Lewat cerita sang ayah yang kuat melekat dalam kenangannya.

Berkata Ummu Khalid binti Khalid, "Ayahku adalah yang kelima masuk ke dalam Islam". Kemudian ada yang bertanya," siapa sebelumnya ?". Ia menjawab, "Ali bin Abi Thalib, Abu Bakr Ash Shiddiq, Zaid bin Haritsah dan Sa'ad bin Abi Waqash". Dan sebab ke Islamannya ia bercerita, " Suatu saat di dalam tidurnya ia bermimpi, sedang berada di pinggir api besar kemudian ayahnya mendorong ke api tersebut. Lalu ada seseorang yang menarik dan menyelamatkan dirinya ". Khalid bin Sa'id begitu takut dengan mimpi itu, lalu ia mendatangi sahabatnya yaitu Abu Bakar Ash Shiddiq dan menanyakan kepadanya perihal mimpi yang ia alami. Abu bakar berkata,"Sesungguhnya Allah menghendaki kebaikan untukmu. Lelaki yang menyelamatkan engkau itu adalah Rasulullah, menarik engkau dari api neraka di saat ayahmu mendorong dirimu ke dalamnya". Lalu Khalid bin Sa'id mendatangi Rasulullah dan menyatakan ke-Islamannya.

Amah binti Khalid pun pernah bertanya kepada ayahnya tentang kakeknya yang tidak berislam, "Mengapa kakek tidak masuk Islam dan tidak beriman kepada Rasulullah Shalallahu'alaihi wasallam ?"

Dengan kesedihan yang teramat sangat bercampur rasa takut, Khalid bin Sa'id menjawab, "Putriku, kakekmu, Sa'id bin al-Ash, adalah salah satu tokoh Quraisy. Perkataannya mereka dengar dan mempunyai kedudukan penting di sisi mereka. Ia dikenal dengan nama Abu Uhaihah dan cerdas. Namun, setan menguasai jalannya. Ia pun berang karena aku masuk Islam, memukuliku, dan mencelakaiku. Bahkan, ia meminta meninggalkan Rasulullah Muhammad Shalallahu'alaihiwasallam dan meninggalkan agama baru yang aku anut. Agama yang sudah menghina agama nenek moyang juga menghina patung-patung sesembahan. Namun, aku menolak keras permintaan kakekmu dan aku tetap memeluk agama Alah serta mengikuti Rasullah Shalahllahu'alaihi Wasallam".

Hingga Amah binti Khalid menjadi tahu sebab musabab mengapa mereka, serombongan kaum muslimin harus hijrah ke Habasyah. Dan ia pun menjadi tahu mengapa ayahnya dan seluruh kaum muslimin mencintai Rasulullah. Sebuah kecintaan yang perlahan ia rasakan tumbuh di dalam dirinya.

Setelah Rasulullah Hijrah ke Madinah, kaum muslimin yang berada di negeri Habasyah pun berpamitan kepada Raja Najasyi. Seorang raja yang baik, yang telah menerima kaum muslimin dan melindungi mereka dengan kearifan dan keadilannya. Najasyi menitipkan salam kepada Rasulullah. Ucapan Najasyi ini terdengar oleh Amah binti Khalid yang masih kecil, dengan kisaran usia 5-6 tahun. Ketika rombongan kaum muslimin dari Habasyah sampai ke negeri Madinah dan bertemu Rasulullah. Itulah kali pertama Amah binti Khalid melihat wajah manusia terbaik yang sangat di cintai oleh orang tuanya. Itulah pula wajah orang yang begitu ia cintai. Tidak ada rasa canggung dalam dirinya. Ia pun memberanikan diri untuk berkata kepada Rasulullah," Ya Rasulullah, Najasyi menyampaikan salam untuk dirimu".

Ada sebuah kenangan yang begitu indah melekat dalam diri Amah binti Khalid, saat ketika ia mendapatkan hadiah sebuah pakaian dari Rasulullah

حَدَّثَنَا حِبَّانُ بْنُ مُوسَى أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ خَالِدِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أُمِّ خَالِدٍ بِنْتِ خَالِدِ بْنِ سَعِيدٍ قَالَتْ
أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَعَ أَبِي وَعَلَيَّ قَمِيصٌ أَصْفَرُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَنَهْ سَنَهْ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ وَهِيَ بِالْحَبَشِيَّةِ حَسَنَةٌ قَالَتْ فَذَهَبْتُ أَلْعَبُ بِخَاتَمِ النُّبُوَّةِ فَزَبَرَنِي أَبِي قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَعْهَا ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبْلِي وَأَخْلِفِي ثُمَّ أَبْلِي وَأَخْلِفِي ثُمَّ أَبْلِي وَأَخْلِفِي قَالَ عَبْدُ اللَّهِ فَبَقِيَتْ حَتَّى ذَكَرَ

Telah bercerita kepada kami Hibban bin Musa telah mengabarkan kepada kami 'Abdullah dari Khalid bin Sa'id dari bapaknya dari Ummu Khalid binti Khalid bin Sa'id berkata; Aku menemui Rasulullah Shallallahu'alaiwasallam bersama bapakku yang saat itu aku mengenakan baju berwarna kuning. Rasulullah Shallallahu'alaiwasallam berkata; "Bagus, bagus". 'Abdullah berkata; (Beliau mengucapkan) kata-kata yang berasal dari bahasa Habasyiah, yang maksudnya hasanah (bagus). Dia (Ummu Khalid) berkata; Maka aku pergi bermain khatam nubuwah (cincin yang bertanda kenabian) Kemudian bapakku membentakku namun Rasulullah Shallallahu'alaiwasallam berkata: "Biarkanlah dia". Rasulullah Shallallahu'alaiwasallam bersabda: "abliy wa akhlifiy tsumma abliy wa akhlifiy tsumma abliy wa akhlifiy tsumma abliy wa akhlifiy" ("Semoga sampai lusuh bajunya", ini adalah suatu do'a untuk mendo'akan seseorang agar panjang umur hingga bajunya lusuh). 'Abdullah berkata; Maka Ummu Khalid hidup lama sampai dia menceritakannya. (Menurut Ibnu Hajar, "Amah binti Khalid hidup lama sekali, yakni hidup hingga zaman Musa bin Uqbah." Sedangkan al-Dzahabi berkata, "Ia hidup hampir 90 tahun, saya berpendapat bahwa Amah binti Khalid adalah shahabiyah yang terakhir meninggal dunia, karena ia hidup hingga zaman Sahl bin Sa'd.")

Sebuah kejadian yang sungguh luar biasa, kenangan terindah dari Amah binti Khalid bersama manusia terbaik di alam ini.

Amah binti Khalid, sosok wanita mukminah yang tumbuh kembangnya di negeri mayoritas non muslim, tapi kecintaannya kepada Rasulullah pun tumbuh subur di dalam dirinya, di bawah sentuhan lembut keimanan kedua orang tuanya. Mengingatkan kita, para orang tua. Bahwa kisah yang penuh dengan nuansa keimanan adalah salah satu bagian penting yang dapat membentuk jati diri keislaman putra-putri kita.(cahayasiroh)

JANGAN TERPANCING

Posted: 15 Mar 2013 12:57 PM PDT

Di saat ada org lain yang memaki anda, biasanya anda terpancing untuk balas memakinya.

Disaat ada org yang "melengos" di depan anda, andapun biasanya membalasnya dengan yg serupa atau bahkan lebih keras dari yg dia lakukan.

Di saat ada orang yg memusuhi anda, menjelek² kan anda, biasanya anda tergoda untuk melakukan hal yg serupa atau bahkan lebih.



Namun pernahkah terbetik di hati anda rasa iba kepada org yg berbuat jahat kepada anda tersebut?

Pernahkah anda berkeinginan untuk memberinya hadiah karena dia telah menghina, memaki, memusuhi anda?

Alih-alih hadiah, sekedar mengucapkan salam ketika berjumpa dengannya, atau mungkin berkunjung ke rumahnya saja mungkin terlalu berat untuk anda lakukan.

Karena itu wajar bila kondisi buruk ini terus berkepanjangan bahkan terwariskan kepada anak cucu kita.

Saudaraku, simaklah kiat manjur berikut agar kondisi negatif di atas dapat berubah menjadi positif secepatnya.

وَلَا تَسْتَوِي الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌ

Tentu tidaklah sama antara kebajikan dengan kejahatan. Balaslah dengan cara² yg lebih baik, niscaya dalam sekejap antara dirimu dan orang yg memusuhimu akan terjalin hubungan baik, seakan² dia adalah pembelamu yg paling setia. (Fusshilat 34)

Memang terasa berat, dimusuhi malah memaafkan bahkan memberinya hadiah.

Di"plengosi" malah tersenyum dan mengucapkan salam kepadanya.

Namun percayalah bahwa sejatinya itu tidaklah sulit bila kita memiliki jiwa yg besar hati yg lebar.

Adanya rasa berat, sejatinya adalah bukti betapa kerdilnya jiwa kita. Karena itu setelah ayat di atas Allah berfirman :

وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ

Sikap itu tidaklah dikaruniakan kecuali kepada orang² yang bersabar & tidaklah dikaruniakan kecuali kepada orang² yang dapat keberuntungan besar." ( Fusshilat 35)

Selamat weekend :)

Ajaibnya Air mata, Maka Janganlah Ragu untuk Menangis

Posted: 15 Mar 2013 12:42 PM PDT

Air Mata ternyata mempunyai beberapa fungsi yang sangat ajaib, jadi siapa bilang orang yang menangis terus maka air matanya kering? Justeru orang yang menangis mempunyai beberapa kelebihan akibat dari kesan yang ditimbulkan air matanya.

Siapa kata menangis tak ada gunanya? Akibat dari menangis yang terlalu lama akan membuatkan mata menjadi merah dan bengkak. Tapi jangan salah, menangis dan mengeluarkan air mata ternyata jadi obat ajaib yang berguna bagi kesehatan tubuh dan fikiran. Apa saja keajaiban air mata itu? Dapati fungsi air mata dan kesehatan mata anda. Dan pastikan menangislah kerana Allah Taala.


1. Membantu penglihatan

Air mata ternyata membantu penglihatan seseorang, jadi bukan hanya mata itu sendiri. Cairan yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada mata yang dapat membuat penglihatan menjadi kabur.

2. Membunuh bakteria

Tak perlu obat tetes mata, cukuplah air mata yang berfungsi sebagai antibiotik. Di dalam air mata terkandung cairan yang disebut dengan lisozom yang dapat membunuh sekitar 90-95 peratus bakteria-bakteria yang tertinggal dari keyboard komputer, pegangan tangga, bersin dan tempat-tempat yang mengandung bakteria, hanya dalam 5 menit.

3. Meningkatkan mood

Seseorang yang menangis bisa menurunkan kadar emosi kerana dengan menangis, mood seseorang akan terangkat kembali. Air mata yang dihasilkan dari menangis kerana emosi mengandungi 24 peratus protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.

4. Mengeluarkan racun

Seorang ahli biokimia, William Frey telah melakukan beberapa kajian tentang air mata dan menemui bahawa air mata yang keluar dari hasil menangis kerana emosional ternyata mengandung racun. Tapi jangan salah, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahawa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkannya dari mata.

5. Mengurangkan stres

Bagaimana menangis bisa mengurangkan stress? Air mata juga mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh yaitu endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin. Selain menurunkan level stress, air mata juga membantu melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh stress seperti tekanan darah tinggi.

6. Membina komunikasi

Selain baik untuk kesihatan fisik, menangis juga membantu seseorang untuk bangun dengan semangat dan azam baru. Biasanya seseorang menangis setelah menceritakan masalahnya pada teman-temannya atau seseorang yang memberikan bantuan, dan hal ini meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan lebih tenang.

7. Melegakan perasaan

Semua orang rasanya merasa demikian. Walaupun anda didera berbagai macam masalah dan cobaan, namun setelah menangis biasanya akan muncul perasaan lega. Setelah menangis, sistem dalam badan, otak dan jantung akan menjadi lancar, dan hal itu membuat seseorang merasa lebih baik dan lega. Keluarkanlah masalah di fikiranmu dengan menangis, jangan dipendam kerana anda bisa menangis dengan penuh penyesalan.

So…jangan ragu…Seringlah Menangislah …terlebih ditengah malam yang sepi, dengan bermunajat dengan Rabb…selain adanya kesehatan pada mata, dan tentunya mata kita akan menjadi mata yang terhindar dari panasnya api neraka…karena kita menangis karena Allah(eramuslim)

Inilah Mereka yang Bersyahadat pasca tragedi 11 september

Posted: 15 Mar 2013 12:28 PM PDT

Masyarakat Amerika berbondong-bondong masuk Islam justru setelah peristiwa pemboman World Trade Center pada 11 September 2001 yang dikenal dengan 9/11 yang sangat memburukkan citra Islam itu. Pasca 9/11 adalah era pertumbuhan Islam paling cepat yang tidak pernah ada presedennya dalam sejarah Amerika. 8 juta orang Muslim yang kini ada di Amerika dan 20.000 orang Amerika masuk Islam setiap tahun setelah pemboman itu. Pernyataan syahadat masuk Islam terus terjadi di kota-kota Amerika seperti New York, Los Angeles, California, Chicago, Dallas, Texas dan yang lainnya.


Atas fakta inilah, ditambah gelombang masuk Islam di luar Amerika, seperti di Eropa dan beberapa negara lain, beberapa tokoh Amerika menyatakan kesimpulannya. The Population Reference Bureau USA Today sendiri menyimpulkan: "Moslems are the world fastest growing group." Hillary Rodham Cinton, istri mantan Presiden Clinton seperti dikutip oleh Los Angeles Times mengatakan, "Islam is the fastest growing religion in America." Kemudian, Geraldine Baum mengungkapkan: "Islam is the fastest growing religion in the country" (Newsday Religion Writer, Newsday). "Islam is the fastest growing religion in the United States," kata Ari L. Goldman seperti dikutip New York Times. Atas daya magnit Islam inilah, pada 19 April 2007, digelar sebuah konferensi di Middlebury College, Middlebury Vt. untuk mengantisipasi masa depan Islam di Amerika dengan tajuk "Is Islam a Trully American religion?" (Apakah Islam adalah Agama Amerika yang sebenarnya?) menampilkan Prof. Jane Smith yang banyak menulis buku-buku tentang Islam di Amerika. Konferensi itu sendiri merupakan seri kuliah tentang Immigrant and Religion in America. Dari konferensi itu, jelas tergambar bagaimana keterbukaan masyarakat Amerika menerima sebuah gelombang baru yang tak terelakkan yaitu Islam yang akan menjadi identitas dominan di negara super power itu.

Peristiwa 9/11 menyimpan misteri yang tidak terduga. Pemboman itu dikutuk dunia, terlebih Amerika, sebagai biadab dan barbar buah tangan para "teroris Islam." Setelah peristiwa itu, kaum Muslimin di Amerika terutama imigran asal Timur Tengah merasakan getahnya mengalami kondisi psiokologis yang sangat berat: dicurigai, diteror, diserang, dilecehkan dan diasosiasikan dengan teroris. Hal yang sama dialami oleh kaum Muslim di Inggris, Perancis, Jerman dan negara-negara Eropa lainnya. Pemerintah George Walker Bush segera mengetatkan aturan imigrasi dan mengawasi kaum imigran Muslim secara berlebihan. Siaran televisi Fox News Channel, dalam acara mingguan "In Focus" menggelar diskusi dengan mengundang enam orang nara sumber, bertemakan "Stop All Muslim Immigration to Protect America and Economy." Acara ini menggambarkan kekhawatiran Amerika tidak hanya dalam masalah terorisme tetapi juga ekonomi dimana pengaruh para pengusaha Arab dan Timur Tengah mulai dominan dan mengendalikan ekonomi Amerika.

Tapi, rupanya Islam berkembang dengan caranya sendiri. Islam mematahkan "logika akal sehat" manusia modern. Bagaimana mungkin sekelompok orang nekat berbuat biadab membunuh banyak orang tidak berdosa dengan mengatasnamakan agama, tetapi tidak lama setelah peristiwa itu, justru ribuan orang berbondong-bondong menyatakan diri masuk agama tersebut dan menemukan kedamaian didalamnya? 9/11 telah berfungsi menjadi ikon yang memproduksi arus sejarah yang tidak logis dan mengherankan. Selain 20.000 orang Amerika masuk Islam setiap tahun setelah peristiwa itu, ribuan yang lain dari negara-negara non Amerika (Eropa, Cina, Korea, Jepang dst) juga mengambil keputusan yang sama masuk Islam. Bagaimana arus ini bisa dijelaskan? Sejauh saya ketahui, jawabannya "tidak ada" dalam teori-teori gerakan sosial karena fenomena ini sebuah anomali. Maka, gejala ini hanya bisa dijelaskan oleh "teori tangan Tuhan."

Tangan Tuhan dalam bentuk blessing in disguise adalah nyata dibalik peristiwa 9/11 dan ini diakui oleh masyarakat Islam Amerika. Karena peristiwa 9/11 yang sangat mengerikan itu dituduhkan kepada Islam, berbagai lapisan masyarakat Amerika justru kemudian terundang kuriositasnya untuk mengetahui Islam lebih jauh. Sebagian karena murni semata-mata ingin mengetahui saja, sebagian lagi mempelajari dengan sebuah pertanyaan dibenaknya: "bagaimana mungkin dalam zaman modern dan beradab ini agama "mengajarkan" teror, kekerasan dan suicide bombing dengan ratusan korban tidak berdosa?" Tapi keduanya berbasis pada hal yang sama: ignorance of Islam (ketidaktahuan sama sekali tentang Islam). Sebelumnya, sumber pengetahuan masyarakat Barat (Amerika dan Eropa) tentang Islam hanya satu yaitu media yang menggambarkan Islam tidak lain kecuali stereotip-stereotip buruk seperti teroris, uncivilized, kejam terhadap perempuan dan sejenisnya. Seperti disaksikan Eric, seorang Muslim pemain cricket warga Texas, setelah peristiwa 9/11, masyarakat Amerika menjadi ingin tahu Islam, mereka kemudian ramai-ramai membeli dan membaca Al-Qur'an setiap hari, membaca biografi Muhammad dan buku-buku Islam untuk mengetahui isinya. Hasilnya, dari membaca sumbernya langsung, mereka menjadi tahu ajaran Islam yang sesungguhnya. Ketimbang bertambahnya kebencian, yang terjadi malah sebaliknya. Menemukan keagungan serta keindahan ajaran agama yang satu ini. Keagungan ajaran Islam ini bertemu pada saatnya yang tepat dengan kegersangan, kegelisahan dan kekeringan spritual masyarakat Amerika yang sekuler selama ini. Karena itu, Islam justru menjadi jawaban bagi proses pencarian spiritual mereka selama ini. Islam menjadi melting point atas kebekuan spiritual yang selama ini dialami masyarakat Amerika. Inilah pemicu terjadinya Islamisasi Amerika yang mengherankan para pengamat sosial dan politik. Inilah tangan Tuhan dibalik peristiwa /9/11.

Dari banyak wawancara yang dilakukan televisi Amerika, Eropa maupun Timur Tengah terhadap mereka yang masuk Islam atau video-video blog yang banyak menjelaskan motivasi para new converters ini masuk Islam, menggambarkan konfigurasi latar belakang yang beragam.

Pertama, karena kehidupan mereka yang sebelumnya sekuler, tidak terarah, tidak punya tujuan, hidup hanya money, music and fun. Pola hidup itu menciptakan kegersangan dan kegelisahan jiwa. Mereka merasakan kekacauan hidup, tidak seperti pada orang-orang Muslim yang mereka kenal. Dalam hingar bingar dunia modern dan fasilitas materi yang melimpah banyak dari mereka yang merasakan kehampaan dan ketidakbahagiaan. Ketika menemukan Islam dari membaca Al-Qur'an, dari buku atau kehidupan teman Muslimnya yang sehari-harinya taat beragama, dengan mudah saja mereka masuk Islam.

Kedua, merasakan ketenangan, kedamaian dan kebahagiaan yang tidak pernah dirasakannya dalam agama sebelumnya yaitu Kristen. Dalam Islam mereka merasakan hubungan dengan Tuhan itu langsung dan dekat. Beberapa orang Kristen taat bahkan mereka sebagai church priest mengaku seperti itu ketika diwawancarai televisi. Allison dari North Caroline dan Barbara Cartabuka, seorang diantara jutaan orang Amerika yang masuk Islam pasca 9/11, seperti diberitakan oleh Veronica De La Cruz dalam CNN Headline News, Allison mengaku "Islam is much more about peace." Sedangkan Barbara tidak pernah merasakan kedamaian selama menganut Katolik Roma seperti kini dirasakannya setelah menjadi Muslim. Demikian juga yang dirasakan oleh Mr. Idris Taufik, mantan pendeta Katolik di London, ketika diwawancara televisi Al-Jazira. Mantan pendeta ini melihat dan merasakan ketenangan batin dalam Islam yang tidak pernah dirasakan sebelumnya ketika ia menjadi mendeta di London. Ia masuk Islam setelah melancong ke Mesir. Ia kaget melihat orang-orang Islam tidak seperti yang diberitakan di televisi-televisi Barat. Ia mengaku, sebelumnya hanya mengetahui Islam dari media. Ia sering meneteskan air mata ketika menyaksikan kaum Muslim shalat dan kini ia merasakan kebahagiaan setelah menjadi Muslim di London.

Ketiga, menemukan kebenaran yang dicarinya. Beberapa konverter mengakui konsep-konsep ajaran Islam lebih rasional atau lebih masuk akal seperti tentang keesaan Tuhan, kemurnian kitab suci, kebangkitan (resurrection) dan penghapusan dosa (salvation) ketimbang dalam Kristen. Banyak dari masyarakat Amerika memandang Kristen sebagai agama yang konservatif dalam doktrin-doktrinnya. Eric seorang pemain Cricket di Texas, kota kelahiran George Bush, berkesimpulan seperti itu dan memilih Islam. Sebagai pemain cricket Muslim, ia sering shalat di pinggir lapang. Di Kristen, katanya, sembahyang harus selalu ke Gereja. Seorang konverter lain memberikan kesaksiannya yang bangga menjadi Muslim. Ia menjelaskan telah berpuluh tahun menganut Katolik Roma dan Kristen Evangelik. Dia mengaku menemukan kelemahan-kelemahan doktrin Kristen setelah menyaksikan debat terbuka tentang "Is Jesus God?" (Apakah Yesus itu Tuhan?) antara Ahmad Deedat, seorang tokoh Islam dari Afrika Selatan dan seorang teolog Kristen. Argumen-argumen Dedaat dalam diskusi menurutnya jauh lebih jelas, kuat dan memuaskan ketimbang teolog Kristen itu. Menariknya, misi awalnya ia menonton debat agama itu justru untuk mengetahui Islam karena ia bertekad akan menyebarkan gospel ke masyarakat-masyarakat Muslim. Yang terjadi sebaliknya, ia malah menemukan keunggulan doktrin Islam dalam berbagai aspeknya dibandingkan Kristen. Angela Collin, seorang artis California yang terkenal karena filmnya Leguna Beach dan kini menjadi Director of Islamic School, ketika diwawancarai oleh televisi NBC News megapa ia masuk Islam, ia mengungkapkan: "I was seeking the truth and I've found it in Islam. Now I have this belief and I love this belief," katanya bangga.

Keempat, banyak kaum perempuan Amerika Muslim berkesimpulan ternyata Islam sangat melindungi dan menghargai perempuan. Dengan kata lain, perempuan dalam Islam dimuliakan dan posisinya sangat dihormati. Walaupun mereka tidak setuju dengan poligami, mereka melihat posisi perempuan sangat dihormati dalam Islam daripada dalam peradaban Barat modern. Seorang convert perempuan Amerika bernama Tania, merasa hidupnya kacau dan tidak terarah jutsru dalam kebebasannya di Amerika. Ia bisa melakukan apa saja yang dia mau untuk kesenangan, tapi ia rasakan malah merugikan dan merendahkan perempuan. Setelah mempelajari Islam, awalnya merasa minder. Setelah tahu bagaimana Islam memperlakukan perempuan, ia malah berkata "women in Islam is so honored. This is a nice religion not only for people like me!" katanya. Dia masuk Islam setelah mempelajarinya beberapa bulan dari teman Muslimnya.
[Youtube=http://www.youtube.com/watch?v=IUbzJMQwoN0]

Perkembangan Islam di dunia Barat sesungguhnya lebih prospektif karena mereka terbiasa berfikir terbuka. Dalam keluarga Amerika, pemilihan agama dilakukan secara bebas dan independen. Banyak orang tua mendukung anaknya menjadi Muslim selama itu adalah pilihan bebasnya dan independen. Mereka mudah saja masuk Islam ketika menemukan kebenaran disitu. Angela Collin menjadi Muslim dengan dukungan kedua orang tua. Ketika diwawancarai televisi NBC, orang tuanya justru merasa bangga karena Angela adalah seorang "independent person." Nancy seorang remaja 15 tahun, masuk Islam setelah bergaul dekat temannya keluarga Pakistan dan keluarganya tidak mempermasalahkan walaupun telah lama hidup dalam tradisi Kristen.

Maka pada Artikel ini kami akan menyajikan beberapa contoh orang orang yang bersyahadat pasca tragedi 9/11,dengan berbagai latar belakang mereka

Elizabeth Torres  anggota Keluarga korban 11 september
ia kehilangan delapan anggota keluarganya dalam serangan 11 September 2001 lalu. Beberapa tahun kemudian, ia menjadi seorang mualaf.

"Saya tak pernah menyalahkan agama apapun atas apa yang terjadi pada keluarga saya," ujar Torres. "Islam tidak menyuruh kita untuk menghancurkan apapun. Orang-orang yang melakukan ini dimanipulasi, dicuci otaknya," katanya lagi.

Elizabeth mengaku telah lama menjalani pencarian spiritual. Ia berpaling ke Islam setelah menikah dengan seorang warga Mesir. Ia mengganti namanya menjadi Safia El-Kasaby.

El-Kasaby mengaku mendapat tentangan dari keluarganya. Putrinya, Sylvia, yang bersuamikan seorang tentara yang gugur di medan perang menolak berhubungan kembali dengannya.

Putrinya yang lain, harus menghadapi komentar miring dari teman-temannya. "Mereka bilang, 'Oh, ibumu teroris sekarang.' Dan saya bilang, 'Tidak, itu berbeda sama sekali dengan agamanya," ujar Natalia Torres.

Tidak mudah bagi Elizabeth Torres untuk beralih agama pasca serangan 11 September. Kejadian 11 September tak pelak lagi membuat banyak kalangan memandang umat Islam dengan penuh curiga.

Bahkan survei terbaru Gallup menyebutkan setidaknya 48 persen warga Muslim Amerika pernah mengalami diskriminasi atau setidaknya perhatian negatif dari warga sekitar. Karena diskriminasi seperti itulah, Torres yang sempat mengenakan jilbab mengambil keputusan untuk menanggalkan penutup rambutnya.

"Yang penting adalah hubungan saya dengan Tuhan. Bila hati saya baik-baik saja dengan Dia, tidak penting apa yang orang lain katakan," ujarnya.

Siebert-Llera Pengacara Yahudi

Seorang pengacara Yahudi, Siebert-Llera yang memeluk Islam setelah serangan 9/11 mengatakan ia sudah menemukan ?sebuah rumah di mana ia dapat menempatkan semua moralnya?.

?Saya merasa seperti akhirnya menemukan sebuah rumah di mana aku dapat menempatkan semua moralku, hal-hal ideal menurutku,? kata Siebert-Llera, pria yang sejak dulu tidak menyukai klub malam dan menghindari alkohol, yang dilarang Islam, bahkan saat harus bekerja sebagai resepsionis pada sebuah klub biru ketika masih berkuliah di San Francisco State University.

Setelah 11 September 2001, Siebert-Llera, yang cukup dapat membedakan antara ekstrimis-ekstrimis Islam yang membajak pesawat dengan mayoritas Muslim yang mempraktikan Islam, memutuskan untuk mengenal Islam lebih banyak.

Ia membeli sebuah al-Quran dan membaca cepat halaman-halamannya. Namun, ia tidak menemukan ayat-ayat yang sebagian orang katakan telah mendukung terorisme.

Dua tahun kemudian di Chicago, ia berjumpa dengan seorang perempuan muda Meksiko-Amerika di Loyola, tempat ia melanjutkan studi pascasarjananya. Suatu hari, sang perempuan itu tiba-tiba memasuki kelas dengan mengenakan hijab. Dia telah beralih kepada Islam. 

?Saya sungguh melihat sebuah perubahan di dalam dirinya, seperti kenyamanan dan suatu level umum dari kebahagiaan. Dia seperti berada dalam kemudahan dengan kehidupannya,? kata Siebert-Llera.

Beberapa minggu kemudian, Siebert-Llera menyertai temannya ke ?the Mosque Foundation? di Bridgeview, tempat ia mengajukan pertanyaan-pertanyaan mengenai Islam dan begitu terkesan dengan apa yang ia pelajari.

Ia pun menyadari bahwa Islam bukan sekedar melayani. Islam adalah suatu primer yang mencakup semua hal mengenai jenis kehidupan yang terkontrol, yang sejak lama dirindukan Siebert-Llera.

Ia pun menghubungi orang tuanya dan kakak perempuannya, Andrea, pada 6 Oktober 2004. Keesokan harinya, ia resmi menjadi Muslim.

Setahun menjalani hidup sebagai muallaf, ia berjumpa dengan Huda, sesama mahasiswa hukum, perempuan Amerika keturunan Syiria dan juga Muslimah yang taat. Mereka pun menikah pada 2005. (icc-jakarta.com)

Angela Collins, perempuan Amerika ini dibesarkan di tengah keluarga yang menganut Katolik, agama turun temurun keluarganya. Tapi sejak usia 14 tahun, ia menolak konsep trinitas, konsep utama dalam ajaran Katolik yang menurutnya konsep yang rumit dan sulit dipahami. Oleh sebab itu ia beralih ke aliran Kristen gereja Baptis.

"Sepanjang hidup saya, saya mencari pemahaman, tapi begitu berkaitan dengan agama (Katolik) yang saya anut, saya betul-berul dibuat bingung, mengapa Tuhan berwujud manusia dan membiarkan dirinya mati untuk menebus dosa hanya untuk mereka yang percaya pada penyalibannya," ujar Angela.

"Menurut saya, penjelasan itu berlebihan dan saya mendiskusikannya dengan para pastor dan agamawan yang berusaha memberikan pemahaman tentang keyakinan dalam ajaran Kristen itu," sambungnya.

Tapi penjelasan itu tak membuat Angela puas. Ia mempertanyakan, mengapa ajaran agamanya demikian rumit. Hingga Angela beranjak dewasa, ia membuat pemahaman sendiri yang lebih sederhana bahwa hanya ada satu Tuhan, Sang Pencipta. "Tak ada penjelasan lainnya yang lebih rasional," tukasnya.

Perjalanan Angela melakukan pencarian tentang Tuhannya, mengantarnya pada Islam. Angela akhirnya mengucapkan kalimat syahadat beberapa minggu setelah peristiwa serangan 11 September 2001, masa di mana Islam dan Muslim sedang menjadi sorotan banyak orang dengan pandangan yang negatif, menjadi target kecurigaan bahkan kebencian karena propaganda dan pemberitaan media massa yang bias tentang Islam dan Muslim pascaperistiwa itu.

Sampai saat ini, Angela tetap teguh dengan keislaman yang dipilihnya. Ia bahkan sudah mengenakan busana muslimah lengkap dengan jilbabnya.

Tentang Islam, Angela berujar, "Islam adalah agama yang datang untuk meluruskan kesalahan umat manusia yang mengubah kata Tuhan atas dasar kepentingan mereka sendiri. Islam itu sederhana; Tuhan adalah Tuhan. Tuhan menciptakan manusia dan kita menyembah Tuhan, hanya Tuhan semata. Tuhan mengutus para nabi, seperti Nabi Musa, Yesus (Nabi Isa), dan Nabi Muhammad untuk menyampaikan pesan-pesan-Nya pada manusia, sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia."

"Dalam Islam, Yesus cuma seorang nabi yang tidak pernah mati. Itulah sebabnya, dia satu-satunya utusan Tuhan yang akan datang kembali ke dunia sebelum hari Kiamat. Islam menyatakan, bahwa seseorang tidak akan dianugerahkan surga hanya karena ia mengaku sebagai seorang muslim. Dan kita tidak bisa langsung masuk surga hanya karena percaya bahwa Tuhan itu satu. Kita masuk surga berdasarkan niat dan perilaku yang diajarkan Islam pada kita," papar Angela.

Ia melanjutkan, "Sebagai seorang muslim, saya tahu bahwa apapun yang saya lakukan, yang pertama kali adalah dimulai dengan niat, Selanjutnya, saya harus mentransformasikan niat itu dengan ikhtiar untuk melaksaknakan apa yang telah diperintahkan oleh Islam. Ini membuat saya mampu untuk menentukan jalan hidup untuk menjadi manusia yang lebih baik bagi diri saya sendiri, bagi keluarga saya, masyarakar dan seluruh umat manusia di bumi."

Angela menambahkan, Quran adalah satu-satunya kitab suci yang isinya tidak pernah berubah, hanya untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Angela mengakui, setelah membaca semua surat dalam Al-Quran dan membuat catatan yang detil, ia makin yakin Quran adalah sebuah mahakarya yang berasal dari Sang Pencipta. "Saya tak ragu lagi bahwa 'penulis' kitab suci ini tahu banyak tentang saya daripada saya sendiri," ujar Angela.

"Allah Swt telah membuka hati saya, Islam memberi saya petunjuk, dan sekarang saya hidup untuk mengikuti tuntunan yang telah diberikan Sang Pencipta, agar saya hidup bahagia di dunia, dan atas seizin Allah, akan hidup bahagia di akhirat kelak," tukasnya.

Angela mengungkapkan, karena di AS masih banyak orang yang salah memahami Islam, bahkan membenci Islam, keputusannya masuk Islam menjadi kontroversi dan membuat keluarga serta teman-temannya menganggapnya aneh. Tapi Angela meyakini bahwa Allah Swt telah menuntunnya pada Islam dengan mendorongnya untuk mengeksplorasi berbagai perspektif melalui perjalanannya ke beberapa negara, terutama ke sejumlah negara Timur Tengah. Di negara-negara itu, Angela melihat beragam kehidupan masyarakat Muslim yang berbeda-beda, yang kadang membuatnya "terkaget-kaget" karena perbedaan budaya.

Meski demikian, pengalaman itu membuatnya lebih memahami Islam dan Muslim. Islam, kata Angela, adalah agama multikultur dan sistem yang bisa diadopsi ke beragama lingkungan apa saja, dalam zaman apapun.

"Saya dengan percaya diri bisa mengatakan, kalau Allah tidak meniupkan Islam ke dalam jiwa saya, saya tidak akan pernah menemukan jati diri seorang Angela," tanda Angela.

dan masih banyak lagi

Hukuman Mati bagi Artis dan Manajemennya

Posted: 15 Mar 2013 06:06 AM PDT

 Ditulis oleh Budi Ashari

Serem ya judul di atas....
Bacalah dulu sampai selesai tulisan ini, baru berikan komentar.

10.000 pasukan dipimpin langsung oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Pasukan sangat besar tersebut dipecah menjadi 5 bagian yang masuk dari seluruh pintu Mekah. Mekah dikepung. Tak ada perlawanan. Sama sekali.


Itulah hari yang oleh Nabi disebut sebagai, "Hari kasih sayang, hari dimuliakannya Ka'bah dan hari dimuliakannya Quraisy."

Fathu Makkah, pembukaan Mekah. Ramadhan 8 H. Dibersihkannya Mekah dari kemusyrikan. Dibukanya pintu hidayah bagi Mekah dan sekitarnya. Islamnya Quraisy dan berikutnya suku-suku Arab yang lain.

Peristiwa besar pun terjadi. Nabi mengeluarkan pemaafan bagi para pembesar Quraisy yang dahulu mengancam, mencederai bahkan mengancam membunuh Nabi.

Tetapi mengejutkan. Nabi setelah itu mengumumkan halalnya darah beberapa orang. Mereka boleh dibunuh bahkan saat sedang bergelantungan atau bersembunyi dengan sitar/kiswah Ka'bah.

Ibnu Hajar rahimahullah mengumpulkan nama-nama yang dihalalkan darahnya oleh Nabi. Totalnya 8 laki-laki dan 6 wanita, walau ada perbedaan pendapat ulama pada beberapa nama.

Di antara nama-nama tersebut ada dua wanita yang bernama Fartana dan Qorina. Siapa dua wanita tersebut? Apakah gerangan kesalahannya. Sebesar apa dosanya? Sehingga harus dihalalkan darahnya, saat Nabi memaafkan para pembesar Quraisy yang lain?

Inilah penjelasan Ibnu Hajar tentang kesalahan dosa kedua wanita tersebut, "Keduanya adalah artis milik Ibnu Khothl yang menyanyi berisi penghinaan untuk Nabi shallallahu alaihi wasallam."

Nah, sekarang terang benderang sudah penyebab hukuman mati mereka berdua. Bahwa kedua wanita dihukum oleh Nabi karena keduanya adalah artis di bawah manajemen Ibnu Khothl, yang menyanyi untuk menghina Nabi.

Ternyata, hukuman Nabi bukan saja bagi kedua artis tersebut, tetapi berikut bos manajemennya; Ibnu Khothl.

Ibnu Hajar menjelaskan bahwa dua artis tersebut, yang satu mati sementara yang satu lagi masuk Islam sehingga aman.

Shofiyyurrohman dalam Ar Rahiq Al Makhtum mengatakan bahwa sang bos manajemen artis itu berhasil dibunuh oleh seseorang padahal sedang bergelantungan di sitar/kiswah Ka'bah.

Dari data di atas, kita bisa mendapatkan petunjuk dari Nabi langsung bahwa kedamaian dan kebenaran akan tegak dengan matinya orang-orang seperti itu. Dalam Islam, hukuman mati tidaklah mudah. Buktinya harus sangat kuat. Keraguan sedikit saja, harus membatalkan vonis mati. Mengingat begitu mahalnya nyawa dalam Islam. Sehingga, ketika seseorang dihukum mati, artinya ia telah melakukan kejahatan yang luar biasa besarnya.

Para artis yang menghina Nabi, merendahkan ajaran kebaikan dan kebenaran, hukumannya mati. Bagi artis berikut manajemennya. Karena ini kejahatan sangat besar. Allah berfirman,
وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ قُلْ أَبِاللَّهِ وَآَيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ (65) لَا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ إِنْ نَعْفُ عَنْ طَائِفَةٍ مِنْكُمْ نُعَذِّبْ طَائِفَةً بِأَنَّهُمْ كَانُوا مُجْرِمِينَ (66)

65. Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan manjawab, "Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja." Katakanlah: "Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?"
66. Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami memaafkan segolongan kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa. (Qs. At Taubah)

Perhatikan baik-baik kata per kata ayat di atas. Seakan ayat-ayat di atas ini baru turun beberapa hari yang lalu. Karena terasa benar menyikapi hari-hari kita sekarang.

Ayat tersebut membicarakan tentang orang-orang munafik. Mereka telah melakukan kejahatan besar menurut syariat yaitu mengolok-olok Allah, Al Quran dan Rasulullah. Sementara mereka merasa semua itu hanya ekspresi senda gurau, kebebasan berargumen, ketinggian seni.

Selanjutnya, lihatlah cara Allah menjawab: Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman.

Mereka yang bertaubat, diampuni Allah. Tetapi mereka yang tetap ngotot mempertahankannya, diadzab Allah karena mereka adalah mujrimin (dalam Bahasa Arab kata mujrimin berarti para pelaku dosa dan kriminal).

Jadi, pelaku dosa dan kriminal bukan hanya mereka yang korupsi atau membunuh.

Mereka yang menghina dan mempermainkan Allah, Al Quran dan Rasulullah adalah para pelaku dosa kriminal bahkan layak untuk dihukum mati oleh negara.

Seperti Rasul menjatuhkan hukuman mati bagi artis berikut manajemennya!
Fa'tabiru ya Ulil Abshar (Ambillah pelajaran, hai orang-orang yang punya pandangan)

Mary Fatima Memilih Islam Setelah 15 Tahun Meragukan Trinitas

Posted: 15 Mar 2013 05:08 AM PDT

MARY FATIMA KAOUCH, terlahir dari keluarga yang memegang prinsip iman Katolik, sejak 1964 silam, di kota Rosrath, Negara bagian Nordrhein Westfalen, Jerman.

Sejak kecil Fatima dididik dengan agama Kristen katolik. Tapi, Alhamdulillah, waktu lahir ayahnya telah memberikan nama Fatima dan ibunya memberikan nama Maria.

Fatima memulai pendidikan dasarnya selama 9 tahun di Jerman. Setelah itu ia melanjutkan ke jenjang sekolah kesejahteraan keluarga yang diselesaikannya selama 2 tahun. Berbeda dengan siswa Sekolah Dasar lainnya, Fatima banyak sekali bertanya tentang ajaran agama yang dianutnya. Kenapa Isa disebut anak Tuhan? kenapa Adam tidak disebut
anak Tuhan? Kenapa Maria disebut ibu Tuhan? Dan pertanyaan lain yang mengusik hatinya.

Lalu apa jawaban Fyang didapat Fatima?

Banyak orang yang yang menghindari pertanyaan Fatima. Ada yang tidak menjawab, ada yang menjawab seadanya, ada yang bilang kapan-kapan lagi saya jawab, ada yang bilang nanti kalau Fatima sudah besar, Fatima akan dapatkan jawabannya. Dan semua itu tidak memuaskan rasa penasaran Fatima.

Negara Jerman, tempat rezim Fasis, Nazi, melarang warganya membahas masalah agama. Kondisi seperti ini sangat menekan Fatima sehingga tidak bisa leluasa mencari kebenaran yang selama ini tidak ditemukan dalam ajaran katolik yang ia anut.

Akhirnya di usia yang masih muda, 16 tahun, Fatima keluar dari agama Katolik dan merasa tidak tertarik lagi menanyakan kegelisahannya kepada orang lain. Mulai saat itu ia mengikuti suara hatinya.

Fatima tergolong anak 'bengal'. Setiap kali diminta ke Gereja, ia menurut. Namun, begitu tiba di depan pintu, Fatima malah berputar arah ke restoran. Menurutnya tidaklah penting berdoa di Gereja, tapi langsung saja berdoa kepada Tuhan dari hati.

Tidak hanya itu, Fatima bahkan termasuk perokok berat. Setiap hari ia bisa menghabiskan sampai 3 bungkus rokok. Namun kebiasaan menghisap zat adiktif ini berhenti total ketika ia masuk Islam, kelak.

Meskipun 'bengal', Fatima terbilang sukses di dunia pendidikan. Di sekolah Kesejahteraan Keluarga, Fatima lulus dengan nilai yang sangat memuaskan, bahkan mendapat penghargaan dari pemerintah, atas prestasinya itu.

Selepas itu, hobi masak yang dimilikinya sejak kecil mendorongnya untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah kejuruan, Gastronomi, selama 3 tahun. Selama menempuh studi, Fatima banyak mengikuti perlombaan memasak di hotel berbintang 3 hingga 5, dan selalu menjadi juara.

Menginjak usia 19 tahun, selain kuliah, Fatima pun bekerja paruh waktu di hotel Haus Lyskirchen, Jerman, yang diisinya pada hari libur. Setelah dua tahun, Fatima pindah ke hotel Intercontinental di kota Koln.

Karena kejeniusannya, Fatima memperolah penghargaan Grand Diner Amical Des Grand Chapitre L'europe tahun 1985 (Koki terbaik dalam penyediaan Makan malam yang besar dan eksklusif). Setahun kemudian ia pindah lagi ke hotel Haus Lyskirchen di koln yang jaraknya kira-kira 30 km dari kota bonn dan mendapatkan kembali penghargaan Diner Amical.

Selang 6 bulan ia ditawari jabatan sebagai Kepala Eksekutif di hotel Haus Lyskirchen. Namun fatima malah memilih mundur dan membuka restoran pribadi.

Fatima dengan usia yang masih relatif muda, telah menjadi pengusaha sukses. Akan tetapi, uang yang banyak tidak membuat Fatima merasa tenang. Masih ada sesuatu yang tetap mengusik hatinya. Inilah yang membuat Fatima selalu berpindah-pindah tempat.

Belum puas meraup uang dari restoran pribadinya, Fatima kemudian bekerja sebagai Bandar Judi di salah satu Kasino di Bonn Jerman.

Menurut Fatima perolehan uang yang cukup besar tidak memberikannya kebahagiaan yang dicari. Ia selalu hidup dengan hati gelisah karena melihat kerusakan hati orang lain. Lalu seorang kolega mendorongnya keluar dan mencari jalan baru.c

Suatu hari, ketika Fatima berada di kafetaria ia bertemu dengan warga muslim Indonesia yang bekerja di kedutaan Besar Indonesia di Jerman, Pandji Abdullah Garna.

Fatima selalu bertemu dengan Pandji di kafetaria sehabis kerja dan akhirnya mereka saling berkenalan. Allah sudah mengatur pertemuan ini.

Sekitar 4 tahun berkenalan dengan Pandji, Fatima kemudian diajak menikah oleh Pandji di negerinya, Indonesia. Awalnya Fatima ragu, namun kemudian ia pun menyetujui permnintaan Pandji. Maka pada tahun 1992 Fatima bersama Pandji berangkat berlibur ke Indonesia.

"Orang Islam kalau di Indonesia menikah harus dengan orang Islam lagi," tutur Fatima,  mengenang ungkapan Pandji. Maka, sehari sebelum menikah Fatima pun meminta syarat kepada keluarga Pandji untuk menerangkan agama Islam, karena itu menyangkut keyakinan hubungan yang sangat dalam.

Fatima pun diundang oleh salah satu Kyai yang fasih berbahasa Inggris untuk menerima penjelasan ajaran Islam. Kemudian Fatima mencurahkan kegelisahannya yang selama 15 tahun ini terbelenggu. Ia bertanya tentang konsep trinitas yang dianut agama Kristen, semisal kenapa Siti Maryam dipanggil ibu Allah, padahal Allah itu satu dan ia diciptakan oleh Allah? Begitu pun dengan Yesus dan puluhan pertanyaan lainnya yang dulu sempat mengganggu pikiran dan hatinya.

Seluruh pertanyaan Fatima dijawab tuntas oleh Kyai tersebut, diiringi lantunan ayat alquran untuk menguatkan jawaban. Tak terasa rasa haru menyeruak di kedalaman hatinya. Kegelisahan Fatima kini terjawab sudah. Ia pun memutuskan untuk memeluk Islam dan menikah secara Islam di daerah Sukahaji, Gegerkalong, Bandung.

Nama Maryam diambil atas usul seorang teman. Maryam Binti Imran sebagaimana diketahui adalah perempuan shalehah yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk mengabdi kepada Allah.

Sebelumnya, kepindahan keyakinan ini tidak diberitahukan Fatima kepada orangtuanya. Ia merasa takut, namun akhirnya ia memberitahukan semua pada orangtuanya.

Nama Siti Maryam sebagai pengabdi Allah, terwujud kemudian setelah 9 tahun kemudian. Fatima semakin aktif berdakwah dari satu masjid ke masjid lainnya baik di wilayah pedesaan ataupun di perkotaan, sekitar Bandung. Fatima tidak malu pergi ke tempat ceramah dengan hanya berkendara sepeda motor, atau bahkan berjalan kaki. Saat disapa 'Bu Fatima kesini bersama siapa?" Ia selalu menjawab, "Bersama Allah".

Bagi Fatima dasar keislaman harus dibuktikan dengan Ilmu, iman dan amal saleh. Iman dan keshalehan adalah dua hal yang bersatu padu. Tidak ada Iman, tanpa keshalehan, tidak ada kesalehan tanpa iman. Itulah sebabnya Allah sering menyebut dua kata ini secara bersamaan. Orang-orang yang beriman dan beramal saleh. [muhammadyasin/penayasin.blogspot]

Paus Bergoglio, Paus Berikutnya Yang Dipilih Yahudi?

Posted: 14 Mar 2013 08:49 PM PDT

KETIKA mengetahui bahwa Kardinal Jorge Mario Bergoglio sebagai Paus baru, para Pemimpin Yahudi di seluruh dunia semringah. Mereka menyambut Bergoglio begitu hangat. Sebabnya Bergoglio,  76 tahun, kardinal Argentina yang terpilih Rabu malam tadi dan menamakan diri sebagai Francis I, dikatakan memiliki hubungan yang baik dengan orang-orang Yahudi, utamanya dari Argentina.

Bergoglio adalah seorang Jesuit. Ia merupakan pilihan dari College of Cardinals setelah dua hari pemungutan suara di Kota Vatikan. Dalam satu millennium terakhir, Bergoglio menjadi Paus pertama yang berasal dari luar Eropa, dan ini mencerminkan perubahan demografi Katolik.
Sebagai Uskup Agung Buenos Aires, Bergoglio pernah menyambangi Sinagog Tikva Benei Slijot pada bulan September 2007.

Rabbi David Rosen, direktur urusan antar-agama untuk Komite Yahudi Amerika, mengatakan bahwa paus baru ini "pria yang hangat dan manis dan sederhana". Bergoglio, menurut Rosen, sangat terkenal di Buenos Aires utamanya karena sering memasak sendiri dan secara pribadi menjawab telepon yang masuk.

Setelah terjadi pemboman di pusat komunitas Yahudi AMIA pada tahun 1994, ia "langsung menunjukkan solidaritasnya terhadap komunitas Yahudi," kata Rosen.

Pada tahun 2005, Bergoglio merupakan orang pertama yang menandatangani petisi keadilan dalam kasus pemboman AMIA. Pada bulan Juni 2010, ia mengunjungi gedung AMIA untuk berbicara dengan para pemimpin Yahudi.

"Mereka yang mengatakan Benediktus adalah paus terakhir yang hidup melalui Shoah, atau yang mengatakan tidak akan ada lagi paus yang memiliki hubungan pribadi dengan orang-orang Yahudi, adalah salah," kata Rosen.

Segera setelah cerobong asap Kapel Sistina mengeluarkan kepulan asap putih yang menandakan bahwa para kardinal telah memilih pengganti Paus Benediktus XVI, Francis menyapa ribuan orang yang setia menunggu di balkon Baslica St Petrus.

"Buonasera," katanya kepada mereka. Artinya "Selamat malam" dalam bahasa Italia. Ia berterima kasih kepada rekan-rekan kardinalnya yang sudah melakukan perjalanan jauh "hampir ke ujung bumi" untuk menemuinya.

Benediktus adalah Paus pertama yang mengundurkan diri sejak 1415.

Israel Singer, mantan kepala World Jewish Congress, mengatakan ia menghabiskan waktu bekerja sama dengan Bergoglio ketika keduanya mendistribusikan bantuan kepada masyarakat miskin di Buenos Aires pada awal 2000-an, bagian dari program Yahudi-Katolik yang disebut Tzedaka.

"Kami pergi ke dusun-dusun di mana orang-orang Yahudi dan Katolik menderita dalam waktu bersamaan," kata Singer. "Jika setiap orang duduk di kursi dengan sandaran, ia akan duduk di salah satu kursi yang tak mempunyai sandaran. Dia selalu sederhana. Dia akan merasa sulit memakai semua seragam paus. "

Bergoglio sering sekali bekerja sama dengan Kongres Yahudi Amerika Latin serta rutin melakukan pertemuan dengan pemuda Yahudi yang berpartisipasi dalam program Generasi Baru-nya.

"The Latin American Jewish Congress memiliki hubungan dekat dengan Jorge Bergoglio selama beberapa tahun terakhir," kata Claudio Epelman, direktur eksekutif Kongres Yahudi Amerika Latin,"Kami tahu nilai-nilai dan kekuatan.. Kami tidak ragu dia akan melakukan pekerjaan yang besar memimpin Gereja Katolik. "

Dalam kunjungannya ke rumah ibadat Yahudi di Buenos Aires itu, menurut kantor berita Zenit Katolik, Bergoglio mengatakan kepada hadirin Yahudi bahwa ia berada di sana untuk memeriksakan hatinya "seperti peziarah, bersama-sama dengan Anda, kakak saudara."

Renzo Gattegna, presiden Persatuan Komunitas Yahudi Italia, menyatakan selamat terhadap paus baru ini dengan "keinginan yang sungguh-sungguh bahwa masa kepausannya bisa membawa perdamaian dan persaudaraan bagi seluruh umat manusia." [islampos)

7 Kalimat Yang Menghambat Kemajuan Diri

Posted: 14 Mar 2013 08:41 PM PDT

Saya Tidak Bisa

Penghambat utama dan paling sering terdengar adalah kalimat "Saya tidak bisa". Sungguh aneh sebenarnya mengatakan kalimat ini. Memang dulu waktu masih kecil, apakah Anda bisa baca seperti saat ini membaca artikel ini? Tidak bukan? Tapi sekarang Anda bisa membaca. Artinya yang sekarang Anda tidak bisa, nanti akan bisa jika Anda mau belajar.
Tidak ada bayi lahir sebagai pebisnis hebat. Misalnya ada berita:

"Telah lahir seorang pebisnis hebat"

"Telah lahir seorang penjual ulung"

"Telah lahir seorang pembicara hebat"

Tidak ada saudara! Yang lahir itu dimana-mana juga seorang bayi, anak laki-laki atau perempuan. Bagaimana pun hebatnya seorang Ibnu Sina, Muhammad Al Fatih, dan siapa pun itu, tetap saja saat lahir tidak bisa apa-apa kecuali yang bisa dilakukan bayi pada umumnya.

Saat Anda mengatakan tidak bisa, percayalah semua orang juga pernah tidak bisa. Saya bisa menulis sekarang, karena sejak dulu saya berlatih menulis. Tapi waktu bayi saya tidak bisa menulis. Anda tidak bisa, karena memang belum berlajar dan berlatih. Jadi intinya Anda mau atau tidak? Itu saja!

Saya Lakukan Besok

Jika Bisa Sekarang, Kenapa Besok?

"Memang benar koq, saya tidak bisa melakukannya sekarang. Hari ini saya sibuk, jadi saya lakukan besok."

OK, tidak masalah, jika memang benar-benar Anda sibuk hari ini sehingga tidak ada lagi yang bisa dilakukan. Namun yang akan menjadi penghambat adalah saat Anda sebenarnya bisa melakukan sekarang, kemudian Anda mengatakan akan melakukan besok. Siapa yang menjamin Anda bisa melakukan besok?

Bisa jadi besok pun Anda akan mengatakan "Saya akan lakukan besok".

Lusa, Anda akan mengatakan yang sama. Dan seterusnya, sampai Anda tidak melakukan sama sekali.

Serius, jika Anda mau maju, Anda harus melakukan apa yang harus Anda lakukan itu sekarang. Saya tegaskan, SEKARANG! Ups, maaf teriak. Kenapa? Saking pentingnya melakukan sekarang. Jika Anda melakukan sekarang apa yang seharusnya Anda lakukan, Anda akan menciptakan momentum dan sangat berharga untuk keberhasilan Anda.

Jika Itu Benar-benar Penting, Kenapa Nunggu Besok?

Jika ada sebuah tindakan sangat penting yang akan mengubah hidup Anda menjadi lebih baik. Maka lakukan sekarang, jangan ditunda-tunda.

"Tapi bener koq, saya tidak bisa melakukannya sekarang. Saya banyak kesibukan yang lain."

Itu artinya, Anda menganggp pekerjaan ini tidak penting sehingga harus dilakukan besok. Itu adalah keputusan Anda. Serius, Anda menganggap tidak penting. Yang sedang saya bicarakan adalah tindakan yang benar-benar penting untuk kemajuan Anda, harus dilakukan sekarang. Jika menurut Anda bisa dilakukan besok, artinya itu tidak penting. Itu saja!

Saya Belum Nyaman

Serius, saya kasih tahu rahasianya, bahwa orang-orang yang sukses adalah mereka mau melakukan sesuatu yang tidak nyaman. Jika tidak, mereka akan terus berada di zona nyaman. Saat anda mengatakan belum nyaman, tidak sreg, belum terbuka hati, dan kata-kata sejenisnya, artinya Anda masih betah di zona nyaman.

Serius, ini pengalaman pribadi saya. Saat saya hanya betah melakukan pekerjaan yang bisa dan biasa saja, saya tidak mengalami kemajuan yang berarti. Sekali saya mengubah, bahkan tidak nyaman sama sekali, maka kemajuan saya dapatkan. Begitu juga dengan Anda, cobalah berpikir untuk melakukan hal baru, selama itu untuk kemajuan Anda, meski pun itu tidak nyaman.

Sesuatu yang baru atau pertama kali dilakukan adalah tidak nyaman. Pada awalnya, berbicara di depan umum itu tidak nyaman. Gemetaran dan dag dig dug. Namun saya harus melakukan untuk kemajuan saya. Saya paksakan meski pun tidak nyaman.

Saya ingat saat berlatih public speaking. Saya masuk ke sebuah bus damri yang penuh, berisi mahasiswa, mahasiswi, dan penumpang lainnya, kemudian saya memberikan ceramah motivasi. Rasanya sangat tidak nyaman. Tapi setelah itu, berbicara di depan umum menjadi hal yang bisa dan nyaman-nyaman saja.

Rasa tidak nyaman hanya ada di awal, selanjutnya akan biasa. Menjual juga sama, sangat tidak nyaman. Namun jika sudah biasa, menjadi nyaman-nyaman saja.

Jadi jangan menunggu nyaman, Anda akan nyaman jika MAU melalui ketidaknyaman itu.

Saya Masih Bingung


Ini juga yang sering saya dengar dan baca: "Pak, sebenarnya saya mau bisnis … tapi masih bingung apa yang harus saya lakukan."

Saya juga sama, saat saya memasuki dunia yang baru, bisnis yang baru, termasuk pekerjaan yang baru, pada awalnya saya bingung. Begitu juga saat bekerja, pada awalnya bingung. Saat Anda datang ke kantor pertama kali, kita tidak tahu apa yang akan dilakukan nanti di kantor. Kemudian atasan atau penyelia kita akan membimbing kita, dan kita akhirnya mengetahui apa yang akan kita ketahui.

Bagaimana dengan bisnis? Sama saja. Mungkin akan bingung di awal, namun mulailah berjalan, Anda pun akan menemukan jalan. Ilustrasi yang bagus adalah lampu mobil yang hanya bisa menerangi jalan beberapa meter saja, namun setelah berjalan bisa menerangi seluruh jalan, sampai ratusan kilometer sekali pun.

Saya Takut Kecewa

Jika Anda takut kecewa kemudian Anda tidak melakukan apa-apa, sebenarnya Anda sedang menanti kekecewaan yang lebih besar lagi dimasa mendatang. Saat Anda bertindak, mungkin berhasil, mungkin juga tidak. Namun jika Anda tidak bertindak, Anda pasti gagal. Saat Anda tidak bertindak, sebenarnya Anda SUDAH gagal. Lalu kenapa tidak kecewa? Karena Anda tidak menyikapinya sebagai kegagalan. Padahal, jelas-jelas kegagalan.

Artinya, kecewa atau tidak kecewa itu bukan karena gagal atau tidak gagal, tetapi bagaimana Anda menyikapinya. Padahal, jika kita kaji lebih jauh, justru kegagalan sebenarnya saat Anda menyerah, tidak bertindak. Saat Anda mencoba, Anda sebenarnya tidak akan pernah gagal. Silahkan baca pembahasannya di artikel Adakah Gagal Itu?

Sudah Terlambat


Tidak ada kata terlambat. Allah saja masih memberikan umur kepada kita. Allah masih memberikan kesempatan kepada kita. Kenapa kita berani-beraninya mengatakan sudah terlambat? Terlambat itu saat ajal menjemput namun kita belum bertaubat.

Untuk bisnis, untuk karir, dan untuk pengembangan diri, tidak ada kata terlambat. Jika kita mengatakan sudah terlambat, karena kita berpikir sempit. Bukalah mata, harapan itu masih ada sebagaimana saya bahas pada artikel Bukalah Mata, Hati, dan Pikiran Anda – Harapan Itu Masih Ada.

Saya Sudah Melakukan Yang Terbaik


Kata siapa sudah terbaik? Kata Anda sendiri?

Belum, kalau Anda mau belajar lagi metode-metode yang lebih baik. Kalau Anda mau berlatih sehingga keterampilan Anda meningkat. Maka Anda bisa melakukan yang lebih baik lagi.

Anda harus memberikan peluang pada diri Anda, bahwa Anda masih bisa melakukan yang lebih baik. Tahukah Anda, para juara dunia itu, apa pun bidangnya, mereka selalu berlatih untuk meningkatkan kemampuan? Sungguh aneh, juara dunia saja bukan tetapi mengatakan sudah melakukan yang terbaik.

Anda bisa mencapai penghasilan revolusioner jika Anda mau membuka diri, yaitu membuang anggapan bahwa Anda sudah melakukan yang terbaik. Silahkan baca selengkapnya pada ebook Revolusi Waktu.

Kesimpulan: Buang semua kalimat yang menghambat kemajuan diri Anda, sekarang!

http://www.motivasi-islami.com/7-kalimat-yang-menghambat-kemajuan-diri/

6 Golongan Manusia Yang Shalatnya Sia-Sia

Posted: 14 Mar 2013 06:30 PM PDT

Di antara dukun-dukun ini ada yang mengelabui pasiennya dengan menambahkan dan membungkus amal sihir mereka dengan berbagai ayat dan dzikir agar terkesan apa yang dilakukannya adalah benar
BERIKUT ini adalah deretan manusia yang shalat mereka sia-sia alias tidak diterima oleh Allah Tabaraka wa Ta'ala. Sia-sianya shalat mereka bukanlah karena mereka meninggalkan syarat dan rukun shalat.

Tetapi karena perbuatan mereka di luar shalat, yaitu perbuatan yang melanggar aturan Allah dan RasulNya.
Sumber mengenai golongan-golongan tersebut dilihat dari ayat Al-Qur'an dan Hadits-hadits.

1. Orang yang mendatangi dukun dan mempercayainya

Mereka adalah orang yang mendatangi peramal, paranormal, "orang pintar", cenayang, atau apa pun sebutan lainnya. Mereka mendatangi dalam berbagai kepentingan; seperti meramal nasib, meminta perlindungan, pengobatan, pesugihan, jodoh, supaya bisnis dan karir lancar, pelet(teluh), sihir, dan sebagainya.

Di antara dukun-dukun ini ada yang mengelabui pasiennya dengan menambahkan dan membungkus amal sihir mereka dengan berbagai ayat dan dzikir agar terkesan apa yang dilakukannya adalah benar. Padahal itu hanya bagian dari jenis talbisul iblis(perangkap syetan) kepada manusia.

2. Para peminum khamr

Golongan selanjutnya adalah para peminum khamr (minuman keras). Baik dia meminumnya hingga mabuk atau tidak, baik meminumnya sedikit atau banyak. Semua keadaan ini, baik yang mabuk atau tidak, diterangkan secara tegas bahwa keadaan mereka sama saja.

3. Budak yang lari dari majikannya sampai dia kembali lagi

Dari Abu Umamah Radhiallahu 'Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:

ثَلَاثَةٌ لَا تُجَاوِزُ صَلَاتُهُمْ آذَانَهُمْ الْعَبْدُ الْآبِقُ حَتَّى يَرْجِعَ ….

"Tiga golongan manusia yang shalatnya tidak sampai telinga mereka, yakni: budak yang kabur sampai dia kembali …

Apa maksud "shalatnya tidak sampai telinga mereka" ? Berkata Syaikh Abul Hasan Al Mubarkafuri Rahimahullah:

Makna budak yang kabur adalah orang yang meninggalkan tanggung jawab mereka dengan sengaja sehingga seseorang merugi atau terlantar karenanya.

4. Istri yang tidur sementara suami marah kepadanya

Lanjutan hadits di atas:

وَامْرَأَةٌ بَاتَتْ وَزَوْجُهَا عَلَيْهَا سَاخِطٌ ……

Isteri yang tidur sementara suaminya marah kepadanya

Bahkan ini merupakan dosa besar. Syaikh Waliyuddin At Tibrizi, mengutip dari Imam Asy Syaukani Rahimahullah, katanya:

إن اغضاب المرأة لزوجها حتى يبيت ساخطاً عليها من الكبائر. وهذا إذا كان غضبها عليها بحق.

Sesungguhnya wanita yang membuat marah suaminya sampai dia tertidur masih marah kepadanya, ini adalah termasuk dosa besar. Ini jika marahnya disebabkan alasan yang haq (benar). (Misykah Al Mashabih, 4/109)

5. Pemimpin yang dibenci kaumnya

kebencian yang disebabkan bukan urusan dunia antara pemimpin dengan kaumnya itu, tetapi urusan agama. Baik karena pemimpin itu fasik, suka bermaksiat, koruptor, ahli bid'ah, dan sebagainya.

Syaikh Abul 'Ala Al Mubarkafuri Rahimahullah berkata:

6. Orang yang memutuskan silaturrahim

Dari Ibnu Abbas Radhiallahu 'Anhuma, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:

ثَلَاثَةٌ لَا تَرْتَفِعُ صَلَاتُهُمْ فَوْقَ رُءُوسِهِمْ شِبْرًا رَجُلٌ أَمَّ قَوْمًا وَهُمْ لَهُ كَارِهُونَ وَامْرَأَةٌ بَاتَتْ وَزَوْجُهَا عَلَيْهَا سَاخِطٌ وَأَخَوَانِ مُتَصَارِمَانِ

"Ada tiga manusia yang Shalat mereka tidaklah naik melebihi kepala mereka walau sejengkal: yakni seorang yang mengimami sebuah kaum tetapi kaum itu membencinya, seorang isteri yang tidur sementara suaminya sedang marah padanya, dan dua orang bersaudara yang saling memutuskan silaturahim."

Hal ini adalah jika terjadi karena urusan dunia, seperti merebutkan warisan, persaingan bisnis, dan semisalnya, yang membuat mereka memutuskan silaturrahim.

Namun, jika memutuskan hubungan karena faktor kepentingan agama, seperti memutuskan hubungan terhadap ahli bid'ah dan ahli maksiat, dalam rangka memberikan pelajaran kepada mereka, maka ini tidak apa-apa.

Lebah Juga Suka Minuman Hangat

Posted: 14 Mar 2013 05:45 PM PDT

Kala udara dingin salah satu kebiasaan yang disukai oleh manusia adalah menyeruput minuman hangat, seperti wedang jahe hangat misalnya. Begitupun sebaliknya, jika udara panas maka minuman dingin akan terasa segar diteguknya. Itu manusia, namun bagaimana jika kebiasaan serupa dilakukan oleh lebah? Aneh kan?!

Ya, hasil penelitian menunjukkan bahwa lebah ternyata memiliki kebiasaan unik ketika mereka merasa dingin, yaitu menghangatkan badan dengan minuman hangat, sebagaimana diberitakan oleh situs monash.edu.au (11/8/10).
Adalah ilmuan serangga kenamaan, Dr. Melanie Norgate dan Dr. Adrian Dyer yang menemukan bahwa lebah juga menyukai menahan musim dingin dengan minuman hangat.

Hasil penelitian Monash University tersebut yang dipublikasi pada jurnal bergengsi, PLoS One menunjukkan bahwa lebah bersengat asli Australia yang menjadi hewan penyerbuk penting bagi banyak bunga, memanaskan tubuh mereka dengan mengonsumsi minuman 'panas' di hari yang dingin, atau minuman 'dingin' saat cuaca lebih hangat.

Bekerja dengan kolaborator dari Monash University dan CSIRO, para peneliti memperlihatkan bahwa pada kisaran temperatur lingkungan (23-30 derajat Celsius) lebah-lebah mempertunjukkan sebuah pilihan yang signifikan untuk mengonsumsi dari bunga-bunga tiruan yang mengeluarkan nektar, sebagai solusi yang lebih hangat daripada temperatur lingkungan.

"Para lebah merasa kehangatan sebagai sebuah hadiah yang penting, selain nektar adalah makanan bergizi yang mereka kumpulkan dari bunga-bunga. Namun yang mengejutkan bagi tim riset, ketika temperatur lingkungan mencapai 34 derajat Celsius, lebah mulai memilih makanan yang lebih dingin." Dr. Dyer mengatakan.

"Penyelidikan menunjukkan bahwa sebagaimana seorang manusia yang mungkin memilih jenis minuman mana yang harus diminum tergantung pada cuaca, lebah-lebah juga membuat keputusan pada minuman mereka, berdasarkan pada apa yang dapat ditawarkan nektar bunga pada temperatur ideal untuk kondisi iklim tertentu." Ujar Dr. Dyer.

Peneliti kemudian mengukur suhu tubuh lebah setelah mereka mencerna cairan nektar hangat.

"Lebah yang cenderung kepada cairan hangat kemudian diperiksa menggunakan kamera infra merah khusus yang mencatat suhu tubuh lebah sambil istirahat, terbang, atau meminum nektar yang temperaturnya berbeda. Gambar panas menunjukkan sebuah pola yang menarik karena nektar hangat membantu memelihara suhu tubuh (30-34 derajat Celsius) yang mungkin diperlukan oleh serangga untuk mempertahankan penerbangan aktif," Ujar Dr. Dyer lagi.

"Memilih nektar dari berbagai suhu nampaknya menjadi cerita mekanisme perilaku bagi lebah dalam mempertahankan temperatur yang paling nyaman untuk penerbangan," Kata Dr. Norgate.

Prilaku lebah dalam memilih minuman yang menyerupai manusia ini pada akhirnya mengingatkan pada salah satu firman Allah dalam Al-Qur'an surat Al-An'am ayat 38, yang berbunyi:

وَمَا مِن دَآبَّةٍ فِي الأَرْضِ وَلاَ طَائِرٍ يَطِيرُ بِجَنَاحَيْهِ إِلاَّ أُمَمٌ أَمْثَالُكُم

"Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat (juga) seperti kamu…"(eramuslim)

Dunia Alami Suhu Terpanas Pada Saat Masa Firaun

Posted: 14 Mar 2013 05:26 PM PDT

Studi terbaru yang dilakukan peneliti dari Amerika Serikat, mengungkap bahwa di zaman Firaun (ribuan tahun lalu) iklim dunia mencapai titik terpanas ketimbang suhu Bumi saat ini.

Dilansir The register, Rabu (13/3/2013), studi terbaru ini didukung oleh National Science Foundation untuk mengungkap suhu Bumi di masa lalu. Metode analisis ini meliputi serbuk sari kuno, inti es, kerang dari organisme laut dan sebagainya.

Salah satu hasil temuan dari penelitian ini ialah, terungkap bahwa temperatur mulai dari 2000-2009 belum melebihi suhu terpanas dari awal zaman Holosen (5000 hingga 10 ribu tahun lalu). Wikipediamenerangkan, Holosen merupakan skala waktu yang berlangsung antara 9560 sampai 9300 sebelum masehi.
"Dalam 100 tahun terakhir, peningkatan karbondioksida melalui emisi meningkat dari kegiatan manusia," ungkap peneliti Shaun Marcott dari Oregon State University. Diyakini sekira 5000 tahun lalu, Bumi diketahui lebih hangat ketimbang saat ini .

Ilmuwan percaya bahwa terdapat "periode hangat abad pertengahan" yang terjadi sekira seribu tahun lalu. Ilmuwan dari Johannes Gutenberg-Universitat di Mainz, Jerman juga pernah meneliti tentang suhu Bumi ribuan tahun lalu.

Beberapa ilmuwan setuju tentang hasil temuan Marcott. Mereka mengatakan, di zaman pertengahan (Medieval) dan masa kejayaan Romawi suhu Bumi juga menghangat. Dalam penelitian lain, diyakini bahwa pemanasan global diharapkan hanya berlangsung dalam abad ini, yang menandakan meningkatnya permukaan laut pada skala meter atau lebih hingga tahun 2100.(okezone)

KETABAHAN SEORANG WANITA YANG MENAKJUBKAN

Posted: 14 Mar 2013 05:10 PM PDT

(diterjemahkan dari Kisah-Kisah Nyata pada www.said.net)

Sebuah kisah yang sangat mengagumkan. Pemilik kisah ini berkata:
"Aku pergi ke kota Jeddah untuk sebuah keperluan resmi. Di tengah jalan aku dikejutkan dengan sebuah kecelakaan mobil, dan akulah orang yang pertama kali sampai kepadanya. Aku hentikan mobilku, kemudian aku bergegas menuju ke mobil yang bertabrakan tersebut."

Aku berusaha mencari tahu dalam kewaspadaan. Aku melihat ke bagian dalamnya… aku tajamkan penglihatanku… detak jantungku berdetak dengan keras… kedua tanganku gemetaran… kedua kakiku melemas… perasaan haru tengah mencekikku…
Kedua mataku mengalirkan air mata dengan derasnya. Akupun menangis… Sebuah pemandangan yang memilukan, sebuah pemandangan yang membangkitkan perasaan haru sekaligus mengagumkan…



Pengemudi mobil itu terhempas di atas setir mobilnya dalam keadaan sudah menjadi mayat. Matanya terbuka menatap ke langit, dengan mengangkat jari telunjuknya. Gigi-gigi depannya tampak terbuka dengan menampakkan sebuah senyuman yang indah. Wajahnya diliputi oleh jenggot yang tebal, seakan-akan dia adalah matahari di waktu dhuha, dan bulan purnama di tengah malam.
Yang aneh, putri kecilnya terlempar ke punggungnya, dengan merangkulkan kedua tangannya di leher ayahnya. Nafasnyapun telah terhenti dan berpamitan dengan kehidupan dunia.

La ilaha illallah, aku belum pernah melihat mayat seperti ini… bersih, dan tenang. Sinar matahari istiqamah telah menyinari kehidupannya. Jari telunjuknya, mati dengan mentauhidkan Allah. Indahnya senyuman, yang dengannya dia meninggalkan kehidupan. Adapun aku… jauh… jauh…

Aku berfikir tentang akhir kehidupan yang indah ini. Penuhlah fikiran-fikiran di dalam kepalaku. Sebuah pertanyaan yang terus berulang di lubuk sanubariku, mengetuk dengan keras… Bagaimana nantinya akhir perjalananku?! Dalam keadaan apa nantinya akhir hayatku?!

Pertanyaan itu mengetuk hatiku dengan keras. Merobek-robek tabir kelalaianku. Menumpahkan tangis ketakutan kepada Allah Ta'ala. Meninggikan suara rintihan. Siapa saja yang melihatku di sana akan mengira bahwa aku mengenali lelaki tersebut, atau memiliki kekerabatan dengannya. Aku menangis seperti tangisan orang yang kehilangan anak. Aku tidak merasakan kehadiran orang-orang di sekitarku.

Keherananku semakin bertambah, saat suara seorang wanita meluncur dengan membawa keyakinan yang mendinginkan, menyentuh pendengaran dan mengembalikan kesadaranku: "Wahai akhi, janganlah engkau menangisinya, dia seorang laki-laki shalih, ayolah keluarkan kami dari sini, mudah-mudahan Allah membalasmu dengan kebaikan!"
Aku menoleh kepadanya, ternyata dia seorang wanita yang duduk di jok belakang mobil tersebut. Dia memeluk dua anak kecil di dadanya, keduanya tidak kurang suatu apa.

Dia seorang wanita yang kokoh dalam hijabnya, sekokoh gunung batu yang menjulang. Tenang dalam musibah, sejak kecelakaan itu terjadi menimpa mereka!!
Tidak ada tangisan, tidak ada jeritan, dan tidak juga ratapan. Kami mengeluarkan mereka dari mobil. Siapa saja yang melihatku dan melihatnya, tentu akan mengira bahwa akulah yang tertimpa musibah, bukan dia.

Dia berkata kepada kami sembari merapikan hijab dan menyempurnakan kehormatannya, dalam keadaan tabah dan ridha dengan qadha qadar Allah Ta'ala: "Kalau anda sekalian berkenan, hantarkanlah suami dan putriku menuju rumah sakit terdekat, kemudian bersegeralah untuk memandikan dan memakamkannya, kemudian bawalah aku dan kedua anakku ke rumah kami. Mudah-mudahan Allah Ta'ala membalas kalian dengan sebaik-baik balasan."

Sebagian muhsinin segera membawa lelaki dan putrinya menuju rumah sakit terdekat, kemudian menuju pemakaman terdekat setelah memberitahu kerabatnya.
Adapun wanita tersebut, maka kami menawarkan kepadanya untuk ikut bersama dengan salah seorang di antara kami menuju rumahnya. Maka dia menolak dengan malu dan teguh: "Tidak, demi Allah, aku tidak akan naik kecuali di dalam kendaraan yang di dalamnya terdapat kaum wanita." Kemudian dia menjauh dari kami. Dia memegang kedua putranya yang masih kecil. Selama itu pula kami turuti keinginannya dan kami hargai serta agungkan sikapnya.

Berlalulah waktu cukup lama. Kamipun menunggu di atas keadaan yang keras tersebut. Di tanah kosong tersebut. Sementara dia tetap teguh seteguh gunung. Dua jam penuh berlalu, hingga lewatlah sebuah mobil yang di dalamnya terdapat seorang laki-laki dan keluarganya, kamipun memberhentikan mereka. Dan kami kabarkan kepadanya tentang keadaan wanita tersebut, lalu kami meminta kepadanya untuk membawa wanita itu ke rumahnya. Ternyata dia tidak menolak.

Aku kembali ke mobilku. Akupun terkagum dengan ketabahannya yang agung.
Keteguhan seorang laki-laki di atas agama dan keistiqamahannya di akhir kehidupannya, yang itu merupakan awal dari jalan menuju akhirat.
Ketabahan seorang wanita di atas hijab, dan kehormatannya pada situasi yang sangat berat, kemudian dia bersabar sesabar gunung. Sesungguhnya itu adalah iman. Itu adalah iman…!

يُثَبِّتُ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ بِٱلۡقَوۡلِ ٱلثَّابِتِ فِى ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَا وَفِى ٱلۡأَخِرَةِ‌ۖ وَيُضِلُّ ٱللَّهُ ٱلظَّـٰلِمِينَ‌ۚ وَيَفۡعَلُ ٱللَّهُ مَا يَشَآءُ (٢٧)
"Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan memperbuat apa yang dia kehendaki." (QS. Ibrahim: 27)

Selesailah kisah yang diceritakannya.
Allahu Akbar. Apakah mereka mampu mengalahkan wanita ini dalam kesabaran dan ketabahannya? Ataukah mereka mampu mengalahkan kemuliaan dan kehormatannya? Demi Allah, sungguh telah terkumpul pada diri wanita tersebut berbagai pujian dari segenap sisi.

Sesungguhnya itu adalah sebuah kondisi, di mana kaum laki-laki perkasapun akan menjadi lemah. Akan tetapi cahaya iman dan keyakinanlah yang membuatnya bisa berbuat demikian.
Ketabahan yang bagaimana, kesabaran yang bagaimana, dan keyakinan yang bagaimanakah yang lebih besar dari ini?

Sesungguhnya kita berharap dia mendapatkan realisasi dari firman Allah Ta'ala:
وَلَنَبۡلُوَنَّكُم بِشَىۡءٍ۬ مِّنَ ٱلۡخَوۡفِ وَٱلۡجُوعِ وَنَقۡصٍ۬ مِّنَ ٱلۡأَمۡوَٲلِ وَٱلۡأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٲتِ‌ۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّـٰبِرِينَ (١٥٥) ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَـٰبَتۡهُم مُّصِيبَةٌ۬ قَالُوٓاْ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيۡهِ رَٲجِعُونَ (١٥٦) أُوْلَـٰٓٮِٕكَ عَلَيۡہِمۡ صَلَوَٲتٌ۬ مِّن رَّبِّهِمۡ وَرَحۡمَةٌ۬‌ۖ وَأُوْلَـٰٓٮِٕكَ هُمُ ٱلۡمُهۡتَدُونَ (١٥٧)
"Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk."
(QS. Al-Baqarah: 155-157)

Kecerdasan Nabi Ibrahim as.

Posted: 14 Mar 2013 05:04 PM PDT

Apa yang membuat para nabi dan rasul menjadi orang yang demikian istimewa? Jawabannya adalah keberanian dan kecerdasan mereka dalam menentang adat jahiliyah masyarakatnya. Salah satu utusan Allah yang dapat kita simak kisahnya dalam al-Quran adalah Nabi Ibrahim as. Melalui al-Quran kita dapat menyimak dialog yang menyiratkan keberanian dan kecerdasan Nabi Ibrahim as. saat berdialog dengan ayahnya yang musyrik Azar, dengan kaumnya dan juga dengan Raja Namrudz.


Kepada ayahnya yang pembuat berhala, dan kaumnya yang menyembah berhala buatan ayahnya, Nabi Ibrahim mempertanyakan perbuatan mereka tersebut. Firman Allah:

    "Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya, Aazar, "Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata."(QS. al-An'am: 74).

Juga kepada Raja Namrudz saat Beliau ditangkap. Firman Allah:

     "Sebenarnya patung yang besar itulah yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada berhala itu, jika mereka dapat berbicara". Maka mereka telah kembali kepada kesadaran mereka dan lalu berkata: "Sesungguhnya kamu sekalian adalah orang-orang yang menganiaya (diri sendiri)",(TQS. Al Anbiya: 63-64).

Apa  yang dilakukan para nabi dan rasul adalah teladan bagi kita di dalam berpikir, berucap dan bertindak. Mereka adalah para pendobrak arus utama kehidupan masyarakat. Mereka berani beda dalam menyikapi kebatilan yang sedang menjadi 'trending topic'.  Ketika orang lain tenggelam dan membebek pada kebiasaan yang ada, para nabi dan rasul berani menyuarakan kebenaran.

Itu diawali dengan cara berpikir mereka yang sungguh cerdas; 'mengapa orang-orang melakukan sesuatu yang tidak masuk di akal dan hanya mengikuti kebiasaan?' Nah, hal seperti ini yang harus kita ambil sebagai cara berpikir. Pada saat banyak orang melakukan 'ini-itu' yang mereka tidak punya ilmu tentangnya, apalagi kemudian ternyata batil, seorang muslim semestinya memikirkannya dengan kritis.  Bertanya pada diri sendiri; apa layak saya mengikuti apa yang berkembang di masyarakat padahal itu bertentangan dengan prinsip hidup saya?

Keteladanan kedua yang patut kita ikuti dari para utusan Allah seperti Nabi Ibrahim yang mulia itu adalah keberanian untuk berdialog dengan orang lain. Ada orang yang cerdas dan tahu kebenaran akan tetapi sungkan untuk menyampaikannya kepada orang lain. Ini yang tidak dialami para nabi dan rasul. Mereka tidak malu apalagi takut untuk bertukar pikiran dengan orang lain demi menyebarkan kebenaran. Mereka yakin bahwa prinsip hidup mereka meski bertentangan dengan orang lain  — termasuk masyarakat – adalah yang benar, dan yang lain batil.

Mereka juga percaya bahwa dengan dialog itu akan dapat menyelamatkan kesalahan orang lain. Bila pun yang lawan dialognya tidak mau mengikuti keyakinannya, mereka tidak merasa rugi, karena yang penting tugas mereka sebagai penyampai gagasan yang benar sudah dilakukan.

Nah, maukah kita mengambil kemuliaan yang pernah diraih para nabi dan rasul? Insya Allah kita bisa melakukannya, dan Allah akan bersama kita [iwanjanuarcom].



Rating: 4.5 - Oleh: Unknown

Judul: ZILZAAL
Deskripsi: ZILZAAL Talmud Perintahkan Yahudi Pakai Darah Orang Kristen Un...
URL: http://downloadgratis19.blogspot.com/2013/03/zilzaal_15.html

0 komentar:

Poskan Komentar

 
 

Copyright © 2013 | Template Design by DIEKY'S BLOG - Powered by Blogger.