Pemilihan kata untuk menyatakan diri ini sungguh memusingkan. Sekarang ini kata "saya" lebih sering saya gunakan di blog ini. (Tuh kan, saya.) Entah kenapa saya merasa kata "saya" ini lebih netral meskipun berkesan agak formal.

Ketika menggunakan kata "aku", ada kesan personalisasi dan romantisme yang berlebihan. Bahkan untuk tulisan yang agak berbau fiksi sekalipun saya kadang enggan menggunakan kata "aku". Padahal semestinya aku itu lebih cocok daripada saya.

Saya orang biasa

dan

Aku orang biasa

terasa berbeda.

Saya sebetulnya ingin tahu pendapat pembaca ketika saya menggunakan kata "aku". Bolehkah aku menjadi aku?