"Jangan cepat-cepat lulus", demikianlah saran saya kepada mahasiswa di kelas. Mereka terbelalak. Tidak percaya saya menyarankan demikian. Saran ini ada alasannya.

Pertama, begitu Anda lulus maka akan ada tuntutan ini dan itu dari keluarga dan masyarakat. Tuntutan pertama adalah Anda harus menghasilkan uang. Bagaimana mungkin? Wong baru lulus kok harus menghasilkan uang. Ya, Anda dituntut untuk bekerja yang langsung menghasilkan uang.

Salah sendiri cepat-cepat lulus. Semestinya ketika Anda masih jadi mahasiswa Anda sudah mulai mencari pekerjaan. Atau sebetulnya lebih bagus lagi adalah Anda membuat portfolio sehingga pekerjaan yang mencari Anda.

Kedua, begitu Anda lulus maka keberadaan Anda di kampus tidak dikehendaki oleh pimpinan atau pengelola kampus. You are not welcome. Apa status Anda? Anda kan bukan mahasiswa? Ngapain luntang lantung di sini. Sana pergi cari kerja. Padahal Anda di kampus ini dalam rangka mencari kerja.

Karena Anda tidak boleh di kampus, maka Anda akan sulit menggunakan fasilitas kampus. Padahal kampus adalah tempat yang paling cocok untuk memulai startup company. Lihatlah perusahaan-perusahaan startup yang sukses. Banyak yang dimulai dari kampus.

Maka dari itu, jangan cepat-cepat lulus. Tapi ingat juga, Anda harus tetap lulus. Jangan karena berlambat-lambat lulus dan akhirnya malah lupa lulus alias drop out. Wogh.